Polisi Tangkap Bos Besar Tambang Emas Ilegal di Bogor

Putra Ramadhani Astyawan, Okezone · Kamis 05 Maret 2020 19:36 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 05 338 2178792 polisi-tangkap-bos-besar-tambang-emas-ilegal-di-bogor-i2cPrn60xg.jpg Kapolres Bogor AKBP Roland Ronaldy merilis hasil penangkapan bos besar tambang emas ilegal (Foto: Okezone/Putra Ramadhani)

BOGOR - Bos besar tambang emas ilegal berinisial RA di Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, Jawa Barat ditangkap polisi. Tersangka dalam menjalankan bisnis ilegalnya itu bisa meraup omzet hingga puluhan juta rupiah.

Kapolres Bogor AKBP Roland Ronaldy mengatakan, tersangka RS merupakan bos tambang emas liar terbesar di Bogor dengan pekerja sekitar 30 orang.

"Karyawannya ada sekitar 30 orang, kita amankan tapi sebagai saksi. Hasil tambangnya itu diolah, kemudian dijual ke berbagai tempat. Ini terbesar di Bogor selama ini," kata Roland, Kamis (5/3/2020).

Baca Juga: Digerebek Polisi, Penambang Emas Ilegal Terjun ke Sungai 

Barang bukti tambang emas ilegal Foto: Putra R

Hasil pemeriksaan, RA sudah menjalankan bisnisnya itu selama dua tahun dengan empat lubang tambang emas ilegal di wilayah Sukajaya. Hanya dalam satu bulan, RA dapat meraup untung hingga Rp50 juta.

"Omzet per bulan sekitar Rp50 juta," ujarnya.

Dari penangkapan tersebut, polisi menyita barang bukti di antaranya 70 alat gelundungan emas, 2 botol merkuri, 3 kompresor, 2 karung lumpur mengandung emas dan peralatan lainnya.

"Kita terapkan Pasal 161 dan atau Pasal 158 Jo Pasal 37 UU RI Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara ancaman pidana 10 tahun penjara dengan denda Rp10 miliar," kata Roland.

Baca Juga: Kapolda Banten Pastikan Penyelidikan Kasus Tambang Ilegal Jalan Terus 

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini