Putri Ma'ruf Amin Dengarkan Curhat Pedagang Pasar Ciputat

Hambali, Okezone · Minggu 08 Maret 2020 16:03 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 08 338 2180066 putri-ma-ruf-amin-dengarkan-curhat-pedagang-pasar-ciputat-QJ54yPbdXD.jpg Putri Maruf Amin, Siti Nur Azizah blusukan ke Pasar Ciputat (Foto : Okezone.com/Hambali)

TANGERANG SELATAN - Siti Nur Azizah melakukan blusukan ke Pasar Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel). Putri Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin itu menyerap aspirasi para pedagang di sana, sekaligus juga mengamati kondisi pasar tradisional yang kian kumuh dan semerawut.

Sambil menyapa hangat para pedagang, Azizah menyisir satu persatu pedagang yang berjualan di bagian sisi Pasar Ciputat. Langkah kakinya tak ragu menginjak pemukaan jalan yang rusak dan digenangi air kotor sisa hujan.

Beberapa pedagang mencurahkan isi hatinya soal kondisi pasar yang dianggap tak layak. Belum lagi jika hujan turun, sudah pasti genangan air di mana-mana. Hal itu diperparah dengan bau menyengat akibat gundukan sampah yang memenuhi sudut pasar.

"Kita pengennya dapat tempat, jadi enggak kumuh juga begini. Banyak lapak yang enggak layak, nggak tahu sampai kapan diperbaikinya. Pasar tradisional jangan sampai ditinggalkan pembeli karena kalah sama supermarket besar," ucap Yakub (57) pedagang sayuran kepada Siti Nur Azizah, Sabtu (8/3/2020).

Ungkapan yang sama disampaikan Arif (45), pedagang ikan dan cumi asin itu berharap ada penataan pada Pasar Ciputat. Sehingga, upaya tersebut bisa membuat pembeli nyaman, dan mampu mendongkrak penjualan mereka.

"Kan kalau ada tempat buat dagang jadi enak, penjual sama pembeli sama-sama nyaman. Kalau posisi kita dagang begini bikin kumuh, karena tempatnya nggak sesuai. Lebih bagus kan kalau dikasih tempat di dalam, jadi lebih rapih," tuturnya usai berbincang dengan Nur Azizah.

Siti Nur Azizah sendiri memahami betul, bahwa keberadaan pasar tradisional harus dipelihara. Termasuk caranya dengan melakukan revitalisasi. Dengan begitu, para pembeli merasa nyaman saat berbelanja kebutuhan sehari-hari.

"Saya senang di pasar soalnya. Tiap hari saya ke pasar soalnya. Semua harapannya saya kira sangat wajar, mereka menginginkan suasana pasar yang cukup nyaman. Dan saya kira itu juga menjadi tanggung jawab pemerintah," kata Azizah kepada Okezone.

Baca Juga : Presiden Jokowi Keluarkan Inpres Penanggulangan Karhutla, Begini Isinya

Menurut Azizah, pemerintah dalan hal ini memiliki tangung jawab besar. Khususnya, bagaimana menjaga keberadaan pasar tradisional agar tak ditinggalkan pembeli. Semua itu, bisa terlaksana bila pemimpin di Tangsel peduli dengan pedagang dan masyarakat bawah.

"Kalau saya menang, maka saya akan fokus dan konsen dengan persoalan itu. Kondisinya ya memang harus ditata lagi," tutupnya.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini