nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Rasa Empati Sudah Hilang, Remaja Pembunuh Bocah Psikopat?

Sindonews, Jurnalis · Senin 09 Maret 2020 08:45 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 03 09 338 2180236 rasa-empati-sudah-hilang-remaja-pembunuh-bocah-psikopat-q95dBnpXHD.JPG Pemerhati anak yang juga Ketua Umum LPAI, Seto Mulyadi (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Peristiwa pembunuhan yang dilakukan remaja berusia 15 tahun berinisial NF terhadap anak berusia lima tahun di wilayah Sawah Besar, Jakarta Pusat mengundang keprihatinan banyak pihak.

Ketua Umum Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI), Seto Mulyadi menyatakan, kasus pembunuhan ini harus benar-benar ditangani secara komprehensif agar tidak meninggalkan permasalahan di kemudian hari.

"Intinya gini, kita harus hati-hati dalam menanggapi kasus itu. Jangan sampai justru menimbulkan efek peniruan, itu yang perlu dijaga bersama," ucap Seto, melansir laman Sindonews, Senin (9/3/2020).

Pria yang akrab disapa Kak Seto itu menyebut apa yang dilakukan pelaku termasuk kategori kelainan mental. Sebab, dia melakukan aksinya secara sadis tanpa ada rasa penyesalan, bahkan merasa puas usai menghabisi nyawa korbannya.

Ilustrasi

"Ini sebenarnya semacam ada istilahnya psikopatologi. Istilahnya psikopat ya. Melakukan tindakan yang sadis tanpa ada perasaan bersalah, rasa empatinya sudah hilang sama sekali," terangnya.

Perbuatan abnormal itu lanjut Kak Seto, bisa saja dipengaruhi oleh berbagai aspek, seperti lingkungan yang cenderung memperlihatkan kekerasan, kurang mendapat perhatian sehingga pelaku memilih untuk berteman dengan gadget sebagai pelampiasan terhadap keadaan di sekitarnya.

"Dia lari ke persahabatan yang disebut dengan gadget ataupun media sosial yang kemudian mengonsumsi berbagai berita-berita ataupun tayangan- tayangan, contoh-contoh yang mengarah kepada kekerasan atau kekejaman," tutup Kak Seto.

Seorang remaja perempuan berinisial NF (15) menyerahkan diri ke Polsek Metro Taman Sari, Jakarta Barat. Ia mengaku telah membunuh bocah berusia 5 tahun berinsial APA. Petugas piket Polsek Metro Taman Sari lalu menyerahkan NF ke Polsek Sawah Besar untuk diproses lebih lanjut. Sebab, insiden pembunuhan yang diduga dilakukan NF terjadi di kawasan Sawah Besar, Jakarta Pusat.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini