Dinkes DKI: Virus Korona Bisa Disembuhkan, tapi Tetap Waspada!

Fadel Prayoga, Okezone · Senin 09 Maret 2020 12:38 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 09 338 2180367 dinkes-dki-virus-korona-bisa-disembuhkan-tapi-tetap-waspada-riwhkyOOzi.jpg Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan (SDK) Dinkes DKI Jakarta Ani Ruspitawati (foto: Okezone/Fadel P)

JAKARTA - Masyarakat Jakarta diminta untuk tetap tenang dan tak panik dalam menghadapi penyebaran virus korona (Covid-19). Pasalnya, penyakit yang berasal dari Wuhan, China itu dinilai masih bisa disembuhkan oleh petugas kesehatan di Indonesia.

"Covid-19 ini bisa disembuhkan. Tetap tenang tapi juga waspada terhadap kondisi ini,” Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan (SDK) Dinkes DKI Jakarta, Ani Ruspitawati di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (9/3/2020).

Baca Juga: 4 Pasien Pengawasan Virus Korona Dirawat di RSUD Pasar Minggu 

Antisipasi Penyebaran Virus Korona, Pengunjung Mall Dicek Suhu Tubuh

Ia menyebut, pihaknya terus berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan RI hingga menyiapkan Ambulans Gawat Darurat (AGD) dan dua RSUD yang disiapkan untuk menampung pasien terduga korona.

"Total jumlah evakuasi dengan ambulans AGD sampai dengan tanggal 8 Maret 2020, sebanyak 11 orang," ujarnya.

Ia mengaku juga terus melakukan sosialisasi mengenai Covid-19 di berbagai tempat dan kesempatan, di antaranya sosialisasi di sekolah-sekolah dan pusat perbelanjaan.

“Kami telah memanfaatkan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) untuk sosialisasi Covid-19 dengan menitikberatkan pada gerakan ‘Cuci Tangan dengan Sabun’," katanya.

Sebelumnya, dua warga negara Indonesia (WNI) kembali dinyatakan positif terinfeksi virus korona (Covid-19). Total saat ini ada enam orang WNI positif virus ini.

Baca Juga: DPR Harap Pemerintah Siapkan Anggaran Khusus Pencegahan Virus Korona 

"Yang positif nambah 2. Jadi kasus 5 dan 6," ujar Juru Bicara Penanganan Virus Korona, Achmad Yurianto di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, kemarin.

Salah satu dari dua kasus tersebut masih terkait dengan 4 kasus sebelumnya. Untuk kasus 5 merupakan hasil penelusuran dari klaster Jakarta, sementara untuk kasus 6 merupakan ABK Diamond Princess.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini