nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Polisi Selidiki Postingan Medsos Pembunuh Bocah di Sawah Besar

Achmad Fardiansyah , Jurnalis · Senin 09 Maret 2020 21:29 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 03 09 338 2180674 polisi-selidiki-postingan-medsos-pembunuh-bocah-di-sawah-besar-8LqscQlYqL.jpg Foto Ilustrasi shutterstock

JAKARTA - Penyidik Polres Metro Jakarta Pusat terus menelusuri kebenaran postingan aksi pembunuhan terhadap APA (6), di Facebook milik pelaku NF.

"Masih didalami, apakah benar akunnya dia atau tidak. Kan bisa saja itu perbuatan orang lain," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Heru Novianto kepada wartawan, Senin (9/3/2020).

Setelah melakukan aksi kejinya, NF memposting statusnya di Facebooknya. Bahkan NF meminta polisi untuk segera memborgolnya. Selain itu, NF juga meledek ganjaran yang akan diterimanya itu hanyalah sebuah rehabilitasi.

 Baca juga: Gadis ABG Pembunuh Bocah di Sawah Besar Jadi Tersangka

Sebagaimana diketahui. NF mengaku dengan sengaja membunuh APA dengan cara menenggelamkan di bak mandi kemudian dcekik hingga mengeluarkan darah, kemudian NF mengingkat korban dan menyembunyikan di lemari miliknya selama satu malam.

Keesokan harinya, pelaku merasa kebingungan untuk membuang jasad korban yang ada di dalam lemari.

Seperti diketahui, setelah melakukan perbuatan sadis terhadap APA (6) NF mendatangi Polsek Taman Sari, Jumat 7 Maret 2020. Ia mengaku menaruh mayat tetangganya itu di dalam lemari.

Baca juga: Hasil Tes Kejiwaan Gadis ABG Pembunuh Bocah Akan Segera Rampung

 

Pada akhirnya, NF juga memberanikan diri untuk melaporkan diri ke Kantor Polsek Tamansari, Jakarta Barat. Dihadapan polisi NF mengaku telah membunuh seorang bocah yang sedang main di rumahnya. Pada awalnya polisi tidak mempercai pengakuan remaja tersebut, namun. Setelah dilakukan pemeriksaan ternyata polisi menemukan mayat di dalam lemari seperti pengakuan pelaku.

Setelah menemukan barang bukti, petugas Polsek Tamansari melimpahkan ke Polsek Sawah Besar, Jakarta Pusat.

Dihadapan polisi. Pelaku mengaku melakukan aksi pembunuhan terpengaruh film horor Slender Man dan Chucky. NF mengaku terinspirasi adegan yang dilakukan dalam film tersebut. Hal itulah yang memunculkan hasrat untuk membunuh.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini