13 Pekerja Asing di Kabupaten Bekasi dalam Pengawasan Virus Korona

Sindonews, Sindonews · Selasa 10 Maret 2020 10:58 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 10 338 2180900 13-pekerja-asing-di-kabupaten-bekasi-dalam-pengawasan-virus-korona-Kdsbb9FZFc.jpg Tenaga kerja asing (Foto: Okezone.com)

BEKASI - Sebanyak 13 orang di wilayah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat dalam pengawasan virus korona. Belasan orang tersebut diketahui pernah melakukan perjalanan ke luar negeri dari berbagai negara. Jumlah tersebut terdata di Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Kabupaten Bekasi (Pikokabsi).

"13 orang itu merupakan Tenaga Kerja Asing (TKA) yang bekerja di kawasan industri," ungkap juru bicara Pikokabsi, Alamsyah, melansir laman Sindonews, Selasa (10/3/2020).

Dia menjealskan, belasan orang itu belum dapat dikatakan suspek apalagi positif terjangkit korona. Para TKA tersebut kata dia, baru sebatas dipantau untuk mengetahui kondisi kesehatannya lantaran sudah bepergian ke lintas negara.

Dirinya juga mengimbau kepada masyarakat Kabupaten Bekasi agar tidak khawatir apalagi panik berlebihan. Sebab, sejauh ini belasan TKA itu kondisinya masih sehat. "Mereka dipantau bukan dari rumah sakit, tapi dari rumahnya masing-masing," katanya.

"Catatan yang kami dapat mereka baru dari luar negeri. Ada beberapa negara seperti Jepang, Korea, Malaysia dan negara lain," timpal Alamsyah.

Menurut dia, pemantauan akan memakan waktu selama 14 hari. "Jadi belum ada virus korona di Kabupaten Bekasi, masyarakat diminta jangan panik," kata dia.

Sekadar diketahui, Pikokabsi merupakan tim yang dibentuk Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi untuk melayani aduan masyarakat dan memberikan informasi faktual dan aktual terkait penanganan dan pencegahan Covid-19 di Kabupaten Bekasi. Tim ini memeriksa kesehatan kepada sejumlah perusahaan untuk memantau keberadaan TKA.

Inspeksi dilakukan berdasarkan permintaan pihak perusahaan serta laporan dari masyarakat. Inspeksi terhadap tenaga kerja asing menjadi salah satu kewenangan, lantaran tim dibentuk dari berbagai unsur, mulai dari kesehatan, tenaga kerja, sosial, kepolisian hingga kejaksaan. Hal ini cukup beralasan mengingat di Kabupaten Bekasi terdapat ribuan TKA dari berbagai negara asal benua Asia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini