nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tunda Formula E, Anies: Risikonya Terlalu Besar

Sarah Hutagaol, Okezone · Rabu 11 Maret 2020 12:02 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 03 11 338 2181511 tunda-formula-e-anies-risikonya-terlalu-besar-WeCuK4aDaN.jpg Anies Baswedan. (Foto: Okezone.com/Sarah Hutagaol)

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswesdan secara resmi menunda Formula E, yang semula akan digelar pada 6 Juni 2020. Penyelenggaraan ajang balapan itu dianggap memiliki risiko merebaknya virus korona (Covid-19). Untuk waktu perubahannya, ia dan pihak penyelenggara akan membahasnya di kemudian hari.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tersebut menjelaskan, risiko yang besar terkait virus korona karena banyaknya wisatawan asing yang akan datang ke Jakarta.

"Apalagi kegiatan formula E ini adalah sebuah kegiatan yang dihadiri oleh wisatawan internasional," ucap Anies di Gedung Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu (11/3/2020).

Anies Baswedan. (Foto: Okezone.com/Sarah Hutagaol)

"Risiko (virus korona) yang mungkin terjadi terlalu besar bagi Jakarta, bila begitu banyak wisatawan datang dari negara-negara yang memiliki kasus korona," ucapnya.

Baca juga: Menteri Kesehatan Inggris Positif Virus Korona

Bagi Anies Baswedan, keselamatan dan kesehatan warga DKI Jakarta jadi prioritas utama. Sehingga, ia tidak ingin mengorbankan hal itu, meski Formula E dinilai memberi dampak ekonomi yang besar.

"Kita tidak ingin mengorbankan keselamatan warga demi pencapaian perekonomian. Memang Formula E ini memberikan dampak ekonomi yang besar, tapi bila punya risiko untuk warga maka kita tunda," ucapnya.

Anies Baswedan melalui surat Nomor 117/-1.857.73 memutuskan untuk menunda ajang balap mobil listrik pada Juni mendatang. Untuk waktu perubahannya, ia dan pihak penyelenggara akan membahasnya di kemudian hari.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini