Belasan Bangunan Dieksekusi PN Cikarang untuk Depo LRT Bekasi Timur

Wisnu Yusep, Okezone · Kamis 12 Maret 2020 14:38 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 12 338 2182231 belasan-bangunan-dieksekusi-pn-cikarang-untuk-depo-lrt-bekasi-timur-7w1K0uc5ex.jpg Illustrasi pembangunan LRT di Jakarta (foto: Okezone.com)

BEKASI - Pengadilan Negeri Cikarang melakukan eksekusi lahan untuk Depo Light Rail Transit (LRT) Jabodebek di Bekasi Timur. Sebanyak 19 bidang berupa tanah dan bangunan di Kampung Jati Terbit, Kelurahan Jatimulya, Kecamatan Tambun Selatan, Bekasi dirobohkan.

Sebelum dilakukan eksekusi, PN Cikarang membacakan putusan untuk melakukan eksekusi lahan yang disaksikan oleh masyarakat setempat, lalu dilanjutkan dengan perataan rumah menggunakan alat berat.

Menurut Lurah Jatimulya, Charles Mardianus, eksekusi lahan tersebut melalui proses yang panjang hingga akhirnya semua warga menerima.

"Semua tahapan sudah dilalui sesuai prosedur. Meski tidak mudah tapi berjalan dengan baik,” kata Charles Mardianus, Kamis (12/3/2020).

 Baca juga: Pemprov DKI Akan Bangun LRT Rute Pulogadung-Kebayoran Lama

Baca juga: LRT Jakarta Baru Angkut 7 Ribu Penumpang dari Target 14 Ribu

 

Selain itu, salah satu warga yang sudah mendapatkan ganti untung dari pemerintah adalah Lenny, istri dari Amit Setiawan, yang tercatat memiliki lahan seluas 3.702 meter persegi di daerah tersebut.

“Sudah (dibayarkan). Alhamdulillah semua ada manfaatnya buat kami. Mudah-mudahan tanah atas nama kami tersebut banyak berkahnya untuk semua,” kata Lenny.

Perlu diketahui juga, harga yang sudah ditentukan oleh Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP), terdapat ratusan masyarakat yang sudah menyetujui pembebasan lahan dan menerima ganti untung dari pemerintah. Sedangkan pembacaan putusan ditujukan kepada belasan rumah yang sebelumnya sampai ke proses konsinyasi.

Untuk diketahui, konsinyasi sendiri merupakan penitipan uang atau barang pada pengadilan guna pembayaran utang/ganti rugi. Konsinyasi pembebasan lahan ini merujuk pada Peraturan Presiden Nomor 71 tahun 2012 tentang Penyelenggaraan Pengadaan Tanah Bagi Pembangunan untuk Kepentingan Umum.

Lahan yang berhasil dikosongkan nantinya akan mulai dibangun Depo LRT Jabodebek seluas 12,2 hektar oleh PT Adhi Karya selaku pelaksana kerja. Untuk diketahui, luas keseluruhan depo LRT ini nantinya adalah 12,22 hektar, yang terdiri dari akses depo seluas 1.7 hektar dan area depo seluas 10,52 hektar. LRT Jabodebek sebelumnya ditargetkan selesai pada April 2020 karena terkendala pembebasan lahan, setelah pembebasan lahan ini, proyek ini ditargetkan bisa rampung pada Juli 2021.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini