PN Cikarang Eksekusi 19 Bangunan, Depo LRT Direncanakan Rampung Juli 2020

Wisnu Yusep, Okezone · Jum'at 13 Maret 2020 14:14 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 13 338 2182759 pn-cikarang-eksekusi-19-bangunan-depo-lrt-direncanakan-rampung-juli-2020-Q63iNcwwNf.jpg Pembebasan lahan di Cikarang (Foto: Ist)

BEKASI - Ketua Dewan Transportasi Kota Bekasi, Harun Al Rasyid mengatakan pembangunan Depo Light Rail Transit (LRT) krusial untuk secara keseluruhan, karena berkaitan dengan target penyelesaian proyek LRT. Jika terlambat, maka pembangunan LRT akan semakin tertunda.

Proyek Depo LRT sendiri direncanakan akan rampung pada Juli 2020. PN Cikarang pun sudah mengeksekusi sebanyak 19 bangunan untuk membangun proyek tersebut.

“Kalau proses eksekusi cepat, maka proses pembangunan depo semakin cepat, jadi berkaitan dengan time frame pembangunan depo. Kalau lambat, maka pembangunan depo akan terlambat. Apabila semakin lama eksekusi, maka semakin rumit masalahnya,” ujar Harun saat dihubungi Jumat (13/3/2020).

Menurut dia, adanya depo akan bermanfaat untuk mobilitas LRT nantinya, sebab depo akan menjadi tempat parkir LRT atau mobilitas balik ke Jakarta. Menurutnya, depo berperan penting untuk menunjang manuver atau mobilitas kelancaran transportasi LRT.

“Keberadaan LRT tidak akan bermanfaat jika tidak ada depo. Jadi depo itu lebih pada kepentingan operasional LRT. Kalau LRT sendiri pasti akan bermanfaat bagi warga Bekasi, apalagi warga yang bekerja di Jakarta, maka akan dipermudah transportasinya," urainya.

Eksekusi Lahan LRT

Sementara Lurah Jatimulya Charles Mardianus berharap pembangunan Depo LRT di Bekasi tersebut dapat segera rampung. Sebab, saat ini pembebasan lahan sudah mendekati akhir.

“Saya berharap proyek ini segera selesai dengan baik, kebermanfaatannya bisa segera dirasakan warga serta dapat mengangkat taraf perekonomian masyarakat,” ujar Charles.

Sebelumnya diketahui setelah melalui proses yang panjang, pada Kamis 12 Maret 2020 Pengadilan Negeri Cikarang melakukan eksekusi lahan untuk Depo Light Rail Transit (LRT) Jabodebek di Bekasi Timur.

Baca Juga: Belasan Bangunan Dieksekusi PN Cikarang untuk Depo LRT Bekasi Timur

Sebanyak 19 bidang berupa tanah dan bangunan di Kampung Jati Terbit, Kelurahan Jatimulya, Kecamatan Tambun Selatan, Bekasi selesai dieksekusi. Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pengadaan Lahan LRT Jabodebek, Fadliansyah merasa bersyukur atas lancarnya eksekusi lahan yang berlangsung.

"Alhamdulillah secara keseluruhan proses yang dijalani hari ini berjalan dengan lancar. Tinggal ada dua bidang yang memerlukan proses tambahan. Warga setelah ini tinggal melakukan pengambilan uang ganti untung ke PN Cikarang, yang prosesnya memakan waktu paling lama dua hari sejak hari ini," ucap Fadliansyah.

Setelah proses eksekusi, lahan yang berhasil dikosongkan nantinya akan dibangun Depo LRT Jabodebek yang luas seluruhnya mencapai 12,2 hektare oleh PT Adhi Karya selaku pelaksana kerja.

Untuk diketahui, luas keseluruhan depo LRT ini nantinya adalah 12,22 hektare, yang terdiri dari akses depo seluas 1,7 hektare dan area depo seluas 10,52 hektare. LRT Jabodebek sebelumnya ditargetkan selesai pada Juni 2019 karena terkendala pembebasan lahan, setelah pembebasan lahan ini, proyek ini ditargetkan bisa rampung pada Juli 2021.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini