Anies Baswedan: Kita Sedang Menyiapkan Skema Lockdown Jakarta

Fadel Prayoga, Okezone · Kamis 19 Maret 2020 15:56 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 03 19 338 2185921 anies-baswedan-kita-sedang-menyiapkan-skema-lockdown-jakarta-m1cRsO4EJa.jpg Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan (foto: Fadel/Okezone)

JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus berupaya melakukan pencegahan penyebaran virus corona (Covid-19). Salah satu yang sedang dipersiapkan ialah mengeluarkan kebijakan pembatasan wilayah atau lockdown.

Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan menyebut, pihaknya sudah mengintruksikan seluruh pimpinan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) untuk mempersiapkan segala kemungkinan terburuk, yaitu menerapkan lockdown di wilayah Ibu Kota.

"itu (persiapan skema lockdown) yang kita kerjakan sekarang. Jadi dengan cara seperti itu kita bisa mencegah terjadinya penularan," kata Anies di kantor Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Kamis (19/3/2020).

Mantan Mendikbud itu menuturkan, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat dalam penanganan Covid-19.

Anies mengimbau untuk seluruh masyarakat agar terus menerapkan pola hidup yang sehat dan bersih. Salah satunya yaitu membatasi interaksi dengan orang lain.

Anies menjelaskan, pencegahan denga pembatasan interaksi itu tidak bisanterjadi kalau hanya pemerintah yang menganjurkan tapi masyarakat tetap melakukan interaksi.

"Siapa saja yang terutama berinteraksi dengan yang positif (korona) punya potensi tertular," katanya.

Sebagaimana diketahui, warga DKI Jakarta yang dinyatakan positif virus corona (Covid-19) kian bertambah menjadi 208 pasien, dari sebelumnya 160 orang pada Kamis (18/3/2020). Hal itu berdasarkan data dari situs corona.jakarta.go.id‬ yang dipantau Okezone pukul 13.30 WIB

Dari jumlah 208 pasien itu yang masih dirawat di rumah sakit sebanyak 108 pasien, 17 meninggal, 70 menjalani isolasi sendiri dan 13 lainnya sudah dinyatakan sembuh. Dalam informasi yang ada di laman itu juga terhitung sebanyak 375 warga masih menunggu hasil laboratorium.

Penyebaran orang positif penyakit asal Wuhan, China itu ada 124 titik kelurahan yang telah diketahui, namun untuk sisanya, yakni 84 kasus positif lainnya masih belum diketahui titik kelurahannya.

(wal)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini