nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pasien Corona di Tangsel yang Meninggal Bertambah Jadi 4 Orang

Hambali, Jurnalis · Sabtu 21 Maret 2020 20:57 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 03 21 338 2187048 pasien-corona-di-tangsel-yang-meninggal-bertambah-jadi-4-orang-byNLjcg9xv.jpg Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Tangsel Tulus Muladiyono (Foto: Okezone/Hambali)

TANGSEL - Gugus Pugas Penanggulangan Pandemi Corona (Covid-19 ) Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) memperbaharui data terbaru, Sabtu (21/3/2020).

Dari data yang diterima sore tadi disebutkan, ada peningkatan kasus Covid-19 di Kota Tangsel. Jumlah pasien positif corona yang meninggal menjadi 4 orang, pasien positif dalam perawatan 4 orang, 115 Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan 56 Pasien Dalam Pengawasan (PDP). 

"Kami ingin sampaikan, untuk warga yang meninggal akibat virus corona bertambah dua orang lagi sehingga totalnya menjadi empat orang. ODP 115, PDP 56, dan 4 positif corona masih dirawat," ujar Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Tangsel, Tulus Muladiyono, kepada Okezone.

Baca Juga: Pasien Positif Corona Bertambah Jadi 450 Orang, 38 Meninggal Dunia

Gugus Tugas melalui dinas kesehatan sendiri terus memberikan imbauan kepada masyarakat, agar menjaga kesehatan serta pemeriksaan bila mengalami gejala Covid-19. Selain itu, masyarakat juga diminta menghindari keramaian dan disarankan berdiam diri di dalam rumah.

Ilustrasi Foto: Ist

Sementara terpisah, upaya menekan penyebaran Covid-19 dilakukan dengan berbagai upaya. Di antaranya melalui penyemprotan cairan disinfektan ke titik keramaian, gedung pemerintahan, rumah ibadah, dan mal.

"Hari ini, ada 8 titik lokasi kita semprotkan cairan disinfektan. Titik lokasi yang disemprotkan cairan disinfektan meliputi pusat perbelanjaan, kantor pemerintahan, rumah ibadah, pertokoan, terminal, dan lainnya," ujar Wakil Wali Kota Benyamin Davnie.

Dilanjutkan Benyamin, penyemprotan akan terus rutin dilakukan selanjutnya. Langkah itu diharapkan bisa berjalan maksimal sebagaimana ditargetkan selama 2 pekan ke depan.

"Saya minta kepada masyarakat untuk tidak panik dan menerima kunjungan dari tim Gugus Tugas Covid 19. Satu hal bahwa setelah disemprot sebaiknya tidak digunakan paling lama dalam 24 jam, agar obat yang disemprotkan bekerja secara efektif," ujar Benyamin.

Baca Juga: Cegah Corona, Sejumlah Ruas Jalan di Jakarta Akan Disemprot Disinfektan Besok

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini