nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Batal Digelar di Alun-Alun Depok, Rapid Test Covid-19 Dilakukan di RS dan Puskesmas

Wahyu Muntinanto, Jurnalis · Rabu 25 Maret 2020 11:39 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 03 25 338 2188713 batal-digelar-di-alun-alun-depok-rapid-test-covid-19-dilakukan-di-rs-dan-puskesmas-UgpPVTB8Nd.jpg Wali Kota Depok Muhammad Idris. (Foto: Dok Okezone/Heru Haryono)

DEPOK – Pemerintah Kota Depok membatalkan rapid test Covid-19 yang sedianya digelar di Alun-alun Depok. Pembatalan dikarenakan menimbulkan kerumunan orang di suatu tempat, sehingga dikhawatirkan mempercepat penularan virus corona.

Maka itu, Wali Kota Depok Muhammad Idris Abdul Somad memutuskan agar rapid test digelar di seluruh rumah sakit (RS) dan puskesmas.

"Kami sampaikan beberapa perubahan kebijakan, terutama perubahan tempat rapid test bagi ODP. Semula yang akan dilaksanakan di alun-alun, dibatalkan; dan berubah pelaksanaannya di seluruh puskesmas di Kota Depok," kata Idris dalam keterangannya, Rabu (25/3/2020).

Info grafis update jumlah pasien virus corona. (Foto: Okezone)

Dia menyatakan rapid test diprioritaskan kepada pasien dalam pengawasan (PDP) dan orang dalam pemantauan (ODP) atau pasien yang mengeluhkan gejala mirip Covid-19, serta petugas medis yang melakukan pemeriksaan rapid test.

"Rumah sakit yaitu rumah sakit yang merawat PDP dan juga tenaga kesehatan yang tidak menggunakan APD (alat pelindung diri) lengkap saat kontak erat dengan pasien positif," imbuhnya.

"Puskesmas-puskesmas. Untuk seluruh ODP dan pasien yang datang ke puskesmas yang memiliki indikasi mirip Covid-19 serta tenaga-tenaga kesehatan yang tidak menggunakan APD lengkap saat kontak erat dengan pasien positif," sambung Idris.

(han)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini