nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pemprov DKI Diminta Alihkan Anggaran Formula E untuk Penanganan Covid-19

Fadel Prayoga, Jurnalis · Rabu 25 Maret 2020 21:37 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 03 25 338 2188999 pemprov-dki-diminta-alihkan-anggaran-formula-e-untuk-penanganan-covid-19-jTSG0SRjXT.jpg Ilustrasi (Foto : Shutterstock)

JAKARTA - Ketua DPD Partai Demokrat DKI Jakarta, Santoso meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk mengalihkan mata Anggaran Pendapatan, dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2020 yang sekiranya tak mendesak untuk dialihkan ke Biaya Tak Terduga (BTT) APBD tahun 2020.

Ia menjelaskan, realokasi APBD itu nantinya digunakan untuk penanganan wabah virus corona (Covid-19) di wilayah Ibu Kota. Salah satu contoh mata anggaran yang tidak prioritas adalah dana pembebasan lahan dan penyelenggaraan balapan Formula E.

"Banyak mata anggaran yang bisa dialihkan, seperti belanja perjalanan dinas dan pertemuan (meeting), pembebasan lahan atau balap Formula E," ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima Okezone, Rabu (25/3/2020).

Menurut dia, anggaran Formula E nantinya dapat digunakan untuk penyemprotan disinfektan pada setiap kelurahan dengan memanfaatkan tenaga petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU). Lalu, program bantuan sosial baik berupa dana maupun pangan bagi pekerja harian lepas.

"Juga program bantuan dana tunjangan bagi aparat TNI/Polri yang bertugas berkeliling untuk mengimbau warga agar tidak berkerumun di luar rumah. Dan terakhir untuk program penguatan terhadap langkah-langkah penanganan Covid-19," katanya.

Tak hanya itu, lanjut dia, realokasi anggaran ini bisa memperkuat penanganan virus corona seperti peningkatan kapasitas rumah sakit, ruang isolasi termasuk juga pembelian alat pelindung diri bagi para petugas medis.

Baca Juga : Jokowi Larang Kabinet Indonesia Maju Melayat ke Solo

Ia mengimbau agar pimpinan DPRD DKI Jakarta segera membahas realokasi anggaran itu sebelum pembahasan APBD perubahan tahun 2020.

"Untuk mengejar waktu, realokasi anggaran ini akan dilakukan sebelum Pemprov DKI mengajukan Rencana APBD Perubahan (RAPBD-P). Ini semua dilakukan untuk mendukung program Pemda DKI Jakarta mengatasi wabah Covid-19 secepat-cepatnya," tuturnya.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini