nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Corona Mewabah, Pemkot Depok Perpanjang Libur Sekolah

Wahyu Muntinanto, Jurnalis · Rabu 25 Maret 2020 22:05 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 03 25 338 2189013 corona-mewabah-pemkot-depok-perpanjang-libur-sekolah-yzVa3O1kcb.jpg ilustrasi

DEPOK - Pencegahan pandemi virus corona atau Covid-19, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok memperpanjang libur sekolah SD-SMA di Kota Depok, Jawa Barat. Kegiatan belajar mengajar yang sedianya diliburkan sejak 16-30 Maret 2020, saat ini diperpanjang hingga 11 April 2020.

Hal tersebut, tertuang dalam surat edaran Nomor 420/142-Huk/Disdik Depok Tentang Perpanjangan Masa Belajar Di Rumah Bagi Peserta Didik PAUD, TK, RA, SD, MI, SMP, Mts, SMA, SMK, MA dan Lembaga Pendidikan Non Formal.

"Kepada Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok untuk segera melakukan langkah taktis penyusunan kembali pembelajaran sistem jarak jauh," kata Wali Kota Depok, Mohammad Idris Abdul Somat melalui keterangan tertulis, Rabu (25/3/2020).

Dia mengimbau, pada masa tanggap bencana pandemi corona para orang tua tetap mengawasi putra-putri untuk belajar di rumah. Sehingga tidak pelajar yang keluar rumah saat kebijakan ini diberlakukan.

"Saya ingatkan tidak ada siswa yang berada di luar rumah, orang tua diharapkan mendampingi putra-putrinya untuk benar-benar waktunya digunakan belajar di rumah," jelasnya.

"Tetapi jika mengharuskan keluar rumah agar tetap menjaga jarak fisik agar tetap aman," sambung Idris.

Idris menuturkan pasen positif corona di Kota Depok bertambah menjadi 19 orang dan 4 orang dinyatakan sembuh setelah menjalani perawatan medis di RSPI Sulianti Saroso, Jakarta Utara.

"Kota Depok sudah mencapai 19 kasus dari sebelumnya 15 kasus dan pasien yang sembuh 4 orang," kata Idris saat dihubungi wartawan, Rabu (25/3/2020).

Dia mengungkapkan satu orang positif corona meninggal dunia, sementara 9 PDP dinyatakan meninggal dunia. "Data terbaru hari ini pasien positif corona satu orang meninggal dan PDP 9 orang meninggal," jelasnya.

Selain itu, pasien dalam pengawasan (PDP) pun mengalami penambahan dari sebelumnya 142 menjadi 173 kasus, dengan 13 orang dinyatakan selesai.

Sedangkan untuk orang dalam pemantauan (ODP) naik dari 440 menjadi 568 kasus dan 381 orang dinyatakan selesai. "Bertambahnya kasus Covid-19 di Kota Depok, maka masyarakat dihimbau untuk terus meningkatkan kewaspadaan tanpa rasa panik," jelasnya.

Pada masa percepatan penanganan pademi virus corona, sambung Dadang masyarakat diminta untuk tidak beraktifitas diluar rumah dan menjaga jarak aman antar sesama orang.

"Manfaatkan teknologi yang ada untuk mendukung aktivitas bekerja dari rumah, belajar dari rumah, dan kita beribadah dari rumah," tutupnya.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini