nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pemkab Tangerang Tetapkan Status Tanggap Darurat Virus Corona

Isty Maulidya, Jurnalis · Kamis 26 Maret 2020 13:33 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 03 26 338 2189274 pemkab-tangerang-tetapkan-status-tanggap-darurat-virus-corona-mtY6lLysT7.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

TANGERANG - Pemerintah Kabupaten Tangerang menetapkan status tanggap darurat, terkait virus corona (Covid-19), yang ditetapkan akhir Mei mendatang. Keputusan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Bupati Tangerang tertanggal 23 Maret 2020. 

Bupati Tangerang, Zaki Iskandar menjelaskan, ada empat hal yang diputuskan terkait status darurat bencana tersebut. Pertama status tanggap darurat berlaku selama dua bulan mulai 23 Maret hingga 23 Mei 2020.

"Pertama, status tanggap darurat bencana wabah penyakit Covid-19 Kabupaten Tangerang terhitung mulai 23 Maret hingga 23 Mei 2020," ungkapnya, pada Kamis (26/3/2020).

Status tanggap darurat akan diperpanjang jika masih dalam kondisi rawan, serta mengikuti kontinjensi penanggulangan bencana pandemi Covid-19. 

Infografis Okezone

Kemudian, dalam keputusan tersebut juga disebutkan bahwa dana yang diperlukan untuk tanggap darurat bencana pandemi Covid-19 ini, dibebankan pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD), dan atau sumber lain yang sah dan tidak mengikat, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan ya ng berlaku.

Baca juga: Empat Warga Kalimantan Tengah Positif Terpapar Virus Corona

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tangerang, Heri Hariyanto mengatakan, Pemkab Tangerang sudah menyiapkan anggaran sekitar Rp40 miliar, yang difokuskan pada penyediaan alat-alat di tempat pelayanan kesehatan. 

Dana tersebut juga akan disalurkan untuk alat nonmedis, seperti penambahan untuk keperluan penyemprotan disinfektan, besarannya kurang lebih Rp1 miliar.

"Keperluannya kita fokuskan untuk pemenuhan Alat Pelindung Diri (APD), alat medis dan nonmedis lainnya yang akan disalurkan ke RSUD milik pemerintah dan juga puluhan puskesmas lainnya," tuturnya.

Heri menjelaskan, jumlah anggaran tersebut berasal dari beberapa pergeseran anggaran yang sudah dirumuskan, seperti belanja tak terduga, anggaran yang pada masanya tak terpakai.

Pergeseran anggaran tersebut sudah mengikuti arahan Provinsi Banten dan juga pemerintah pusat. Sehingga, diharapkan bisa mencukupi penanganan Covid-19 di Kabupaten Tangerang.

"Misalnya anggaran perjalanan yang tidak terpakai dari bulan Februari, Maret lalu sampai Awal April, digeserkan ke situ," katanya. 

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini