nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

PMI DKI Minta Warga Tidak Takut Donor Darah di Tengah Wabah Corona

Fadel Prayoga, Jurnalis · Jum'at 27 Maret 2020 09:09 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 03 27 338 2189688 pmi-dki-minta-warga-tidak-takut-donorkan-darah-di-tengah-wabah-corona-OxTUFbWRcA.jpg Donor darah PMI. (Foto: Dok Okezone/Heru Haryono)

JAKARTA – Plh Kepala Bidang Organisasi dan Komunikasi Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi DKI Jakarta Muhamad Muchtar meminta warga tidak takut mendonorkan darahnya di tengah wabah corona virus disease (covid-19). Pasalnya, kini pihaknya membutuhkan banyak pendonor untuk mencukupi stok darah.

Ia mengatakan, pihaknya menerapkan program physical distancing dan memeriksa kondisi tubuh setiap orang saat menggelar donor darah.

"Kami memberlakukan pengamanan, baik kepada pendonor maupun petugas, dengan upaya pencegahan," kata Muchtar kepada Okezone, Jumat (27/3/2020).

Dia menjelaskan, salah satu penyebab stok darah menurun drastis karena ada kebijakan pegawai bekerja dari rumah atau work from home (WFH).

"Stok darah kita turun drastis sejak berlakunya WFH, banyak instansi pendonor menunda pelaksanaan donor darah," katanya.

Info grafis update jumlah pasien virus corona per 26 Maret 2020. (Foto: Okezone)

Ia mengaku terus melakukan berbagai upaya agar stok darah kembali mencukupi. Salah satunya dengan berkoordinasi dengan Pemprov DKI Jakarta, aparat kepolisian, dan instansi terkait perizinan kegiatan donor darah.

"Lalu membuat imbauan kepada pendonor darah melalui media sosial maupun SMS gateway, menyebarkan informasi kepada masyarakat tentang donor darah aman di masa wabah covid-19 ini melalui media sosial, dan membagi secara bertahap darah yang tersedia kepada pasien atau rumah sakit yang membutuhkan," ujarnya.

Muchtar menambahkan, bagi warga yang ingin mendonorkan darahnya bisa datang ke Kantor PMI DKI Jakarta di Jalan Kramat Raya Nomor 47, Jakarta Pusat, yang jam operasionalnya buka selama 24 jam.

"Selain itu bisa juga di lima wilayah PMI kota, tapi tidak buka sampai 24 jam," kata dia.

Sebelumnya Wakil Kepala Unit Transfusi Darah PMI DKI Jakarta Ni Ken Ritchie M.Biomed mengatakan hingga kini stok darah di Ibu Kota menurun hingga mencapai angka 90 persen. Kekurangan itu mencakup seluruh golongan darah.

"Stok darah di Jakarta kurang 90 persen," ujarnya kepada Okezone.

(han)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini