nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bogor Raya Siap Lockdown, Asal...

Putra Ramadhani Astyawan, Okezone · Minggu 29 Maret 2020 17:31 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 03 29 338 2190816 bogor-raya-siap-lockdown-asal-pJ9MYxcwIr.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

BOGOR - Pemerintah Kabupaten Bogor mengaku siap menerapkan lockdown lokal. Namun, hal tersebut akan dilakukan jika DKI Jakarta yang menjadi episentrum penyebaran virus corona (Covid-19) terlebih dulu melakukan lockdown.

"Ketika Jakarta duluan di-lockdown, kita akan mungkin menyesuaikan. Tapi kalau kita lockdown duluan tapi Jakarta tidak, orang akan berbodong-bondong ke sini," kata Bupati Bogor Ade Yasin, usai rapat kordinasi dengan Pemkot Bogor, Minggu (29/3/2020).

Menurutnya, lockdown Bogor akan sia-sia jika Jakarta tak melakukan hal yang sama. "Lockdown Jakarta bisa menekan jumlah positif, dibanding wilayah dulu terlalu berat. Episentrum di Jakarta, jadi Jakarta segeralah lockdown. Kita sepakat dengan Wakil Wali Kota Bogor, mendorong epicentrumnya melakukan lockdown," ungkapnya.

Infografis Okezone.

Jika lockdown Jakarta sudah diterapkan, pihaknya bersama Pemkot Bogor akan menyiapkan skema yang dibutuhkan untuk menyesuaikan hal tersebut.

Baca juga: Berikut 5 Provinsi Paling Banyak Pasien Positif Corona, Jakarta Tertinggi

"Baru kita berpikir mengatur strategi untuk melakukan hal yang sama, tapi mungkin tidak seperti Jakarta. Tapi minimal kita menjaga pintu-pintu masuk yang punya potensi besar wabah ini (virus corona) masuk ke Kota dan Kabupaten Bogor," jelas Ade Yasin.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim juga mendukung upaya Jakarta segera melakukan lockdown. Pasalnya, tingkat ketergantungan dan koneksi antara wilayah Bogor dengan Jakarta sangat tinggi.

"Saya pikir sama ya, seperti yang disampiakan oleh Ibu Bupati barusan. Bahwa tingkat ketergantungan Kota dan Kabupaten Bogor dengan DKI Jakarta ini sangat tinggi. Terkoneksi antarwarga juga sangat tinggi, lalu lintas juga sangat tinggi," ucap Dedie.

Sehingga, perlu dilakukan pembatasan yang signifikan oleh wilayah episentrum, agar menekan penyebaean virus corona di wilayah penyangga.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini