nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pemkot Bekasi Tiadakan Mudik Gratis Demi Menekan Penyebaran Virus Corona

Wisnu Yusep, Okezone · Senin 30 Maret 2020 21:01 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 03 30 338 2191408 pemkot-bekasi-tiadakan-mudik-gratis-demi-menekan-penyebaran-virus-corona-lULIIcZqvx.jpg Foto: Illustrasi Okezone.com

BEKASI - Tak seperti pada tahun-tahun sebelumnya, Pemerintah Kota Bekasi selalu menyediakan layanan mudik gratis bagi warga, yang tinggal di Kota Patriot ini hendak pulang ke kampung halaman untuk berlebaran.

Imbas merebaknya virus corona atau Covid-19, Pemkot justru meniadakan program mudik gratis pada lebaran Idul Fitri yang jatuh pada tanggal 24 Mei 2020 nanti.

"Program mudik gratis Dishub ditiadakan. Kemenhub juga batal digelar," kata Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto kepada wartawan, Senin (30/3/2020).

Peniadaan mudik gratis ini, kata Tri demi mencegah penyebaran virus corona ke lokasi tujuan mudik. Untuk itu, selama pandemi Covid-19, warga diimbau tidak pulang ke kampung halamannya.

"Saat mudik lebaran juga diminta tidak pulang kampung jika kondisi Covid-19 belum hilang," jelas politikus PDIP ini.

Terlebih lagi, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil secara tegas melarang warga mudik selama pandemi Covid-19 ini. Bila pun memaksakan pulang, maka berstatus Orang Dalam Pantauan (ODP) dan wajib isolasi diri selama 14 hari.

"Diminta warga pikirkan keselamatan diri dan keluarga kita di kampung," kata dia.

Jangan sampai malah menjadi orang yang menyebarkan virus corona. "Kasihan orangtua kita yang rentan dan ini membuat penyebarannya semakin luas," kata Tri.

Karena tak bisa mudik, saran Tri, warga diimbau bisa memanfaatkan kecanggihan teknologi yang ada untuk bersilaturahmi dengan sanak keluarga di kampung halaman.

"Rasa kangen bisa terobati dan saling mendoakan agar kita semua dalam kondisi sehat," jelasnya.

Meski begitu, Tri mengakui bahwa hampir 70 persen warga Kota Bekasi merupakan pendatang, sehingga rasa ingin pulang ke kampung sangat tinggi. Namun, yang terpenting ialah Ramadhan atau lebaran tahun ini bisa membawa kegembiraaan bukan justru membawa wabah Covid-19.

"Sedikit mungkin berinteraksi secara fisik akan segera memutus penyebaran virus Covid-19 dan memusnahkannya," ucap Tri.

Tri pun berharap masalah Covid-19 ini segera berakhir sehingga semua bisa beraktifitas normal termasuk bisa saling temu kangen orangtua maupun sanak saudara.

"Kita berdoa, dan bersama lawan Covid-19. Caranya tetap di rumah dan jaga kebersihan selalu cuci tangan pakai sabun," kata dia.

Sementara itu, Kepala Bidang Angkutan dan Sarana Dinas Perhubungan Kota Bekasi Fatikhun memastikan, program mudik gratis tahun 2020 ditiadakan.

"Mudik gratis tahun 2020 ini yang diselenggarakan Dishub bekerja sama swasta ditiadakan," kata dia.

Pembatalan itu juga untuk menghentikan penyebaran virus korona atau covid-19 di lokasi mudik. Dia telah memberitahu para warga yang telah mendaftar program itu sekaligus menyampaikan imbauan.

"Imbauan itu adalah agar warga Kota Bekasi tidak mudik ke kampung halaman pada tahun ini," jelasnya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini