nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kasus Kematian Pasien Positif Corona di Depok Tidak Bertambah

Wahyu Muntinanto, Okezone · Selasa 31 Maret 2020 03:02 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 03 30 338 2191500 kasus-kematian-pasien-positif-corona-di-depok-tidak-bertambah-iEp1IvQJW1.JPG Wali Kota Depok, Muhammad Idris Abdul Somad (Foto: Okezone.com/Wahyu Muntinanto)

DEPOK - Pasien positif virus corona (Covid-19) terus mengalami peningkatan. Tak hanya itu, pasien dalam pengawasan (PDP) dan orang dalam pemantauan (ODP) terus melonjak naik, salah satunya di Kota Depok, Jawa Barat.

Wali Kota Depok, Muhammad Idris Abdul Somad mengatakan, berdasarkan data terbaru pasien positif corona di Kota Depok bertambah menjadi 40 orang, di mana 10 orang dinyatakan sembuh setelah menjalani perawatan medis di sejumlah rumah sakit rujukan Covid-19.

"Kota Depok sudah mencapai 40 kasus dan pasien yang sembuh 10 orang," kata Idris saat dihubungi wartawan, Senin, 30 Maret 2020.

Dia menyebut bahwa pasien positif corona yang meninggal dunia tidak ada penambahan kasus. Sedangkan kasus pasien dalam pengawasan (PDP) yang meninggal dunia sebanyak 14 kasus.

"Pasien positif corona meninggal jumlahnya 4 orang dan PDP meninggal dunia 14 orang," jelasnya.

Selain itu, pasien dalam pengawasan (PDP) pun mengalami penambahan dari sebelumnya 286 menjadi 312 kasus dengan 34 kasus dinyatakan sembuh.

Sedangkan untuk orang dalam pemantauan (ODP) naik dari 952 menjadi 1.114 kasus dan 202 kasus dinyatakan sembuh.

"Bertambahnya kasus Covid-19 di Kota Depok, maka masyarakat dihimbau untuk terus meningkatkan kewaspadaan tanpa rasa panik," tutur Idris.

Guna memutus mata rantai sebaran virus corona di Kota Depok, Idris mengungkapkan bahwa pihaknya bersama stakeholder terkait masih tetap melakukan penyemprotan disinfektan ke seluruh wilayah.

Kemudian, petugas gabungan Satpol PP, Kepolisian dan TNI dibantu para relawan melakukan sosialisasi dalam menangani pandemi Covid-19 secara masif kepada masyarakat.

"Kami juga tetap lakukan pengawasan intensif bagi orang dalam pemantauan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP) serta pasien yang terkonfirmasi positif. Sejumlah paket sembako juga telah diberikan kepada pasien ODP dan PDP yang melakukan isolasi mandiri," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini