nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ada Karyawan Positif Corona, Metro TV Ambil Langkah Tegas Jalankan Protokol Kesehatan

Harits Tryan Akhmad, Okezone · Selasa 31 Maret 2020 12:15 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 03 31 338 2191694 ada-karyawan-positif-corona-kantor-metro-tv-di-kedoya-ditutup-UbkA33Q9CG.jpg Simulasi penanganan pasien Covid-19 di RSU Moewardi, Solo, Jawa Tengah (Okezone.com/Bramantyo)

JAKARTA - Kantor Metro TV di Kedoya, Jakarta Barat diputuskan ditutup selama 14 hari ke depan, menyusul ada seorang karyawan perusahaan media itu yang dinyatakan positif virus corona (Covid-19). Penutupan itu hanya bersifat sementara sebagai langkah tegas untuk menjalankan protokol kesehatan.

Hal itu sebagaimana tertulis dalam surat Internal Memo tertanggal 30 Maret 2020 perihal Covid-19 oleh Direktur Utama Metro TV, Don Bosco Salamun dan ditujukan kepada seluruh karyawan stasiun televisi tersebut.

Foto salinan internal memo tersebut ikut beredar di kalangan awak media. Okezone ikut menerimanya.

Don Bosco Salamun yang dikonfirmasi Okezone melalui nomor pribadinya membenarkan surat Internal Memo resmi darinya. "Suratnya itu benar," kata pria yang akrab disapa Bang Don ini.

Dalam surat internal memo tersebut disebutkan ada seorang pekerja bagian supporting telah dinyatakan positif corona.

 Virus corona

“Rekan kita yang positif Covid-19 saat ini berada di RS Covid-19 Wisma Atlet dan sampai saat ini kondisi kesehatannya dilaporkan stabil. Mari kita bersama-sama mendoakan kesembuhan rekan kita tercinta ini,” begitu isi poin 1 Internal Memo dari Dons Bosco tersebut.

Atas temuan kasus tersebut, manajemen Metro TV mengambil langkah tegas menjalankan protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah di antaranya bekerja sama dengan Sudin Kesehatan Jakarta Barat untuk melakukan tracing kepada orang-orang yang berkontak dengan pasien itu.

“Menutup sementara kantor Metro TV Kedoya selama 14 hari dan karena itu sebagian besar produksi dan penayangan program-program Metro TV dilakukan di beberapa titik di luar kantor Kedoya, termasuk dilaksanakan di Biro Semarang, Surabaya dan lain-lain. Penutupan sementara dimaksudkan untuk membersihkan kantor dengan proses disinfektan secara menyeluruh,” demikian isi memo itu.

Para karyawan diminta tetap menjaga kesehatan dan diperbolehkan kerja dari rumah.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini