nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pemkab Bekasi Deteksi 2 Orang Positif Corona Hasil Rapid Test Door to Door

Wisnu Yusep, Okezone · Selasa 31 Maret 2020 13:28 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 03 31 338 2191741 pemkab-bekasi-diteksi-2-orang-positif-corona-hasil-rapid-test-door-to-door-GKaw0296SP.jpg Petugas rapid test masyarakat Kota Bekasi (foto: Okezone.com/Wisnu)

BEKASI - Juru Bicara Pusat Informasi dan Koordinasi Penanganan Covid-19, Alamsyah mengatakan, pihaknya telah menditeksi dua orang positif corona. Hal itu berdasarkan pemeriksaan cepat yang dilakukan terhadap 1.000 orang akhir pekan lalu.

"Hanya dua yang positif, sementara 998 orang lainnya negatif," kata dia, Selasa (31/3/2020).

Saat ini, keduanya telah menjalani isolasi dan perawatan intensif di rumah sakit. "Langsung kami tindak lanjuti dengan melakukan pengawasan dan perawatan di rumah sakit," ujar dia.

Akhir pekan lalu, Pemerintah Kabupaten Bekasi melakukan pemeriksaan cepat pada orang-orang yang dinilai paling berisiko tertular dan menularkan Covid-19.

"Pemeriksaan cepat yang kami lakukan kemarin menggunakan dua metode yakni door to door dan drive through," jelasnya.

 corona

Dalam pemeriksaan cepat dari pintu ke pintu, kata dia, petugas kesehatan mendatangi rumah orang dalam pemantauan (ODP), orang yang datang dari daerah penularan, orang yang melakukan isolasi mandiri serta rumah tenaga medis yang berhubungan langsung dengan pasien dalam pengawasan (PDP).

Sementara, tes cepat dengan metode drive through diberlakukan bagi orang dengan profesi dengan interaksi sosial tinggi seperti TNI/Polri, petugas medis, hingga petugas pelayanan publik mulai dari lurah dan kepala desa, camat hingga pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi.

"Tes cepat kedua metode ini dilakukan dengan pengambilan sampel darah untuk diuji di alat test pack baru kemudian diketahui hasilnya. Bedanya kalau drive through kita siapkan lokasi di stadion kemarin," kata Alamsyah.

Hasil pemeriksaan cepat di Kabupaten Bekasi, menurut dia, sudah dilaporkan ke Pemerintah Kabupaten Bekasi dan Provinsi Jawa Barat.

"Pak Gubernur mengapresiasi kepada kita dan beliau juga menyampaikan akan menambah 1.000 lagi alat rapid testnya," jelas dia.

Berdasarkan data Pusat Informasi dan Koordinasi Penanganan Covid-19​​​ Kabupaten Bekasi hingga Selasa (31/3/2020) pukul 08.10 WIB tercatat ada 20 orang warga Kabupaten Bekasi yang positif terserang Covid-19.

Sebanyak 13 dari warga yang positif Covid-19 masih menjalani perawatan, tiga sudah sembuh, dan empat meninggal dunia. Selain itu ada 719 warga Kabupaten Bekasi yang berstatus ODP, 539 orang masih dalam pemantauan dan 180 orang lainnya sudah selesai menjalani pemantauan.

Sementara jumlah PDP di Kabupaten Bekasi sebanyak 134 orang dengan perincian 117 orang masih dalam pengawasan dan 17 sudah selesai menjalani pengawasan.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini