nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pandemi Corona, Anies Susun Skema & Besaran Bantuan untuk Masyarakat

Fadel Prayoga, Okezone · Selasa 31 Maret 2020 18:09 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 03 31 338 2191970 pandemi-corona-anies-susun-skema-penyaluran-bantuan-untuk-masyarakat-DwJWGftlgw.jpg Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan mengatakan pihaknya sedang membahas dengan pemerintah pusat terkait skema dan besaran bantuan yang akan diberikan kepada masyarakat imbas menurunnya roda pereekonomian akibat serangan virus corona (Covid-19) di wilayah Ibu Kota.

"Kami bersama pemerintah pusat sedang menggodok detail kebijakan terkait dengan bantuan untuk masyarakat akibat kondisi perekonomian yang menurun," ujarnya di Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa (31/3/2020).

Ia mengaku setelah ada kesepakatan antaran pemerintah pusa dan Pemprov DKI, maka pihaknya akan mengumumkan ihwal skema pemberian dan besaran bantuan kepada masyarakat. "Setelah final kita umumkan mekanismenya, besarannya. Kami tidak ingin mengumumkan sebelum ada kepastian semuanya," katanya.

Anies menuturkan, pihaknya terus merampungkan skema terbaik dengan jajaran kabinet Indonesia Maju dalam pemberian bantuan ke masyarakat yang terkena dampak ekonomi akibat Covid-19.

"Kita bahas sangat detail, pas final kita umumkan. Initinya adalah meminimalkan dampak ekonomi akibat Covid-19 ini," katanya.

Sebelumnya, Anggaran Pendapatan Belanjan Nasional (APBN) 2020 akan bertambah Rp405,1 triliun guna menangani pandemi virus corona atau covid-19 di Indonesia. Sekadar dikatahui, alokasi belanja APBN 2020 ditetapkan sebesar Rp2.540,4 triliun.

"Saya menginstruksikan total tambahan belanja dan pembiayaan APBN 2020 untuk penanganan covid-19 adalah sebesar Rp405,1 triliun," ujar Preside Jokowi dalam konferensi pers di Istana Bogor, hari ini.

Dari total anggaran tersebut, Rp150 triliun dialokasikan untuk pembiayaan program pemulihan ekonomi nasional, termasuk restrukturisasi kredit dan penjaminan serta pembiayaan untuk UMKM dan dunia usaha menjaga daya tahan dan pemulihan ekonomi.

Baca Juga : Pandemi Corona, Gubernur Anies: Warga Jakarta Nanti Bisa Belanja dari Jarak Jauh

Anggaran Rp110 triliun, disiapkan untuk jaring pengaman sosial yang mencakup penambahan anggaran kartu sembako, kartu prakerja, dan subsidi listrik.

Selain itu, anggaran Rp75 triliun akan dialokaskan pada bidang kesehatan meliputi perlindungan tenaga kesehatan, pembelian alat kesehatan, perbaikan fasilitas kesehatan, serta insentif dokter. Serta Rp70,1 Triliun untuk insentif perpajakan dan stimulus KUR.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini