nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

43 Warga Depok Positif Corona, 22 Meninggal dan 10 Sembuh

Wahyu Muntinanto, Jurnalis · Selasa 31 Maret 2020 19:12 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 03 31 338 2191987 43-warga-depok-positif-corona-22-meninggal-dan-10-sembuh-tJtbtnDXJd.jpg Ilustrasi simulasi penanganan pasien corona (Foto : iNews/Taufik Budi)

DEPOK - Sebaran virus corona atau Covid -19 masih kian masif dan menjangkit masyarakat Kota Depok, Jawa Barat. Melihat data terbaru Selasa, 31 Maret 2020 kasus pasien positif virus corona masih bertambah. Hal itu, seiring menikatnya pasien dalam pengawasan (PDP) dan orang dalam pemantauan (ODP).

Sementara itu, kasus kematian pasien positif corona yang awalnya tidak bertambah justru kembali naik dan kasus pasien yang sembuh belum ada penambahan.

"Kota Depok sudah mencapai 43 kasus dan pasien yang sembuh masih tetap 10 kasus," kata Wali Kota Depok Muhammad Idris Abdul Somad melalui keterangan tertulisnya, Selasa (31/3/2020).

Dia mengungkapkan pasien positif corona yang meninggal dunia bertambah 1 kasus dari 4 kasus dan kasus pengawasan (PDP) yang meninggal bertambah 3 kasus menjadi 17 kasus.

"Pasien positif corona meninggal jumlahnya 5 orang dan PDP meninggal dunia 17 orang," jelasnya.

Untuk pasien dalam pengawasan (PDP) atau suspec Covid-19 terus merangkak naik dari sebelumnya 312 menjadi 330 kasus dengan 38 kasus dinyatakan sembuh. Sedangkan orang dalam pemantauan (ODP) alami peningkatan yang cukup signifikan dari 1114 menjadi 1232 kasus dan 204 kasus dinyatakan sembuh.

Baca Juga : Pandemi Covid-19, Gubernur Anies Pastikan Kebutuhan Pokok di Jakarta Aman

"Bertambahnya kasus Covid-19 di Kota Depok, maka masyarakat dihimbau untuk terus meningkatkan kewaspadaan tanpa rasa panik," tutur Idris.

Guna memutus mata rantai sebaran virus corona, sambung Idris bahwa pihaknya bersama steakholder terkait terus melakukan penyemprotan disinfektan, sosialisasi secara masif, menggerakkan relawan, pengawasan intensif bagi orang dalam pemantauan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP) serta yang terkonfirmasi positif.

"Bahkan, sejumlah paket sembako juga telah diberikan kepada pasien ODP dan PDP yang melakukan isolasi mandiri," pungkasnya.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini