nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Rapid Test di Tangerang, Petugas Medis Langsung Datangi Rumah ODP

Isty Maulidya, Okezone · Rabu 01 April 2020 17:52 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 04 01 338 2192522 rapid-test-di-tangerang-petugas-medis-langsung-datangi-rumah-odp-pYAQoxtEGw.jpg (Foto: Okezone.com/Isty)

TANGERANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang telah menyebarkan 2.400 unit alat rapid test ke sejumlah tempat pelayanan kesehatan. Alat untuk mengetes virus corona (Covid-19) itu diprioritaskan kepada tim medis dan keluarganya. Selain itu, tes juga menyasar orang dalam pemantauan (ODP).

Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah menerangkan, pelaksanaan tes dilakukan di beberapa titik. Bagi tenaga medis, tes dilakukan di rumah sakit atau puskesmas. Sedangkan warga yang berstatus ODP akan langsung didatangi ke kediamannya. 

Arief juga memastikan, petugas kesehatan yang akan menemui warga untuk rapid test dilengkapi dengan alat pelindung diri (APD) lengkap, baik masker N95, baju standar medis, kacamata hingga sarung tangan.

"Untuk yang ODP ini, petugas puskesmas yang akan mendatangi warga, dicek satu per satu, petugas yang memeriksa akan mengenaka APD yang lengkap" ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (1/4/2020).

Baca juga: Kabar Gembira, 8 Pasien Corona di Jateng Dinyatakan Sembuh

Tes dilakukan sejak Kamis, 26 Maret 2020. Hingga kini, pihaknya masih melakukan serangkaian tes untuk mendeteksi apakah seseorang memiliki potensi terjangkit corona atau tidak.

(Foto: Okezone.com)

"Sudah dimulai sejak minggu lalu dan sampai kini masih, prosesnya masih aka terus berjalan," katanya  

Pemkot Tangerang memprioritaskan pelaksanaan rapid test pada warga yang masuk dalam kategori ODP, pasien dalam pengawasan (PDP), kemudian tenaga medis, orang beresiko tinggi dan orang yang memiliki kontak erat dengan pasien positif. Pemeriksaan tersebut ditargetkan akan selesai pada 5 April 2020. 

Hingga saat ini, tercatat 3 orang sembuh dari 29 kasus positif. Sementara itu 561 kasus ODP, 108 kasus PDP, dan 6 kasus meninggal. 

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini