Denda Pajak Kendaraan Dihapus, Pemprov DKI Rancang Pergub

Fadel Prayoga, Okezone · Kamis 02 April 2020 11:36 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 02 338 2192844 denda-pajak-kendaraan-dihapus-pemprov-dki-rancang-pergub-oRjLd7WpRh.jpg Ilustrasi (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta sedang merancang peraturan gubernur (Pergub) untuk mengatur keringanan dan penghapusan denda pajak kendaraan di tengah pandemi virus corona atau Covid-19 menyerang wilayah Ibu Kota.

"Untuk program keringanan atau penghapusan denda di Pemprov DKI Jakarta masih proses regulasi Pergub," kata Sekretaris Bapenda DKI Jakarta, Pilar Hendrani kepada wartawan di Jakarta, Kamis (2/4/2020).

Menurut dia, aturan yang akan ditetapkan nanti pasti akan berbeda dengan daerah lainnya. "Pastinya di Pemprov DKI Jakarta kebijakannya pasti berbeda dengan Pemprov lain, dikarenakan ada unsur pajak lainnya," ujarnya.

Ia menuturkan, pihaknya belum bisa menargetkan pergub itu akan selesai kapan. Dirinya berharap pengkajian pergub itu cepat selesai, sehingga bisa langsung dirasakan manfaatnya oleh warga Ibu Kota

"Belum bisa memastikan. Soalnya (harus ada) tanda tangan paraf serta verbal di kepala unit atau SKPD, seperti kepala biro hukum, kepala biro umum, kepala biro perekonomian, inspektur, sekda dan gubernur," katanya.

Ilustrasi

Sebelumnya, Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri memberikan keringanan dengan membebaskan denda kepada masyarakat yang akan membayar pajak kendaraan bermotor di selama masa Kejadian Luar Biasa (KLB) akibat pandemi virus corona atau Covid-19. Masa KLB virus corona sendiri akan berakhir pada 29 Mei 2020 mendatang.

"Selama KLB (kejadian luar biasa) Covid-19, yang terlambat bayar pajak sampai tanggal 29 Mei (2020) tidak didenda," kata Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol Istiono kepada wartawan di Jakarta, hari ini.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini