nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dampak Pandemi Covid-19, Anies Hentikan Penataan 4 Kawasan Stasiun di Jakarta

Fadel Prayoga, Jurnalis · Jum'at 03 April 2020 21:52 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 04 03 338 2193882 dampak-pandemi-covid-19-anies-hentikan-penataan-4-kawasan-stasiun-di-jakarta-mb52hDmi83.jpg Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan (foto: Okezone.com)

JAKARTA - Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, memutuskan untuk menghentikan penataan empat kawasan stasiun kereta di Jakarta. Kebijakan itu diambil untuk mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19.

Seperti diketahui, empat kawasan stasiun itu yakni Stasiun Juanda, Stasiun Senen, Stasiun Tanah Abang, dan Stasiun Sudirman. Penataan ini kolaborasi Pemprov DKI bersama PT MRT Jakarta dan PT Kereta Api Indonesia.

Kepala Dishub DKI Jakarta, Syafrin Liputo mengatakan, penghentian pengerjaan itu disetop guna memastikan keamanan dan keselamatan bagi semua pemangku kepentingan, utamanya bagi pengguna harian transportasi dan pekerja konstruksi di lapangan.

"Untuk itu proyek penataan kawasan stasiun yang sebelumnya ditargetkan selesai pada akhir Maret 2020, terpaksa dihentikan sementara. Kebijakan ini dilakukan dengan mempertimbangkan tidak kondusifnya situasi Jakarta saat ini terkait penyebaran wabah COVID-19," kata Syafrin dalam keterangan tertulis, Jumat (3/4/2020).

 Korban Covid-19

Ia menjelaskan, area yang akan dihentikan pekerjaannya, akan dilaksanakan perapihan untuk keamanan dan pencegahan dampak lingkungan, terutama kepada kepentingan pejalan kaki dan publik yang melintas.

"Dalam pelaksanaan perapihan pekerjaan ini, dilakukan prosedur pertimbangan keamanan dan penjagaan kualitas dengan tetap memperhatikan protokol keselamatan konstruksi untuk pencegahan Covid-19," ujarnya.

Menurut dia, ini merupakan langkah awal perwujudan penyelenggaraan transportasi terintegrasi antara pemerintah pusat dengan Pemda DKI.

"Kelanjutan kegiatan penataan kawasan stasiun akan diinfokan lebih lanjut menunggu keadaan kembali kondusif pasca pandemi Covid-19," pungkasnya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini