DPRD Pantau Pemprov DKI Antisipasi Banjir di Tengah Pandemi Corona

Fakhrizal Fakhri , Okezone · Selasa 07 April 2020 10:29 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 07 338 2195307 dprd-pantau-pemprov-dki-antisipasi-banjir-di-tengah-pandemi-corona-rCUqorAih9.jpg DPRD DKI Jakarta. (Foto: Dok Okezone)

JAKARTA – Hujan dengan intensitas sedang diperkirakan masih terus mengguyur seluruh wilayah administratif DKI Jakarta. Alhasil, Ibu Kota masih berpotensi terjadi banjir di tengah pandemi corona virus disease (covid-19).

Wakil Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Nova Harivan Paloh memastikan bahwa saat ini pihaknya terus memantau langkah antisipasi apa saja yang dilakukan Dinas Sumber Daya Air (SDA) Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam mencegah terjadinya banjir.

"Mereka tetap turun ke lapangan. Waktu itu saya cek juga di Kemang, mereka juga mengantispasi daerah titik rawan banjir di Jakarta Selatan," kata Nova saat berbincang dengan Okezone, Selasa (7/4/2020).

Meski demikian, wakil ketua Fraksi Nasdem DPRD DKI Jakarta itu menerangkan bahwa Pemprov DKI sedang merealokasi anggaran untuk percepatan penanganan virus corona di Ibu Kota.

"Anggaran seharusnya sudah dianggarkan sampai dengan pembebasan lahan, belum lagi sampai rumah pompa. Kita ini ada wabah pandemi covid-19 hampir seluruh Jakarta. Artinya dengan keterbatasan dana, kita mengantisipasi dengan sumber daya yang ada saja," terangnya.

Ia melanjutkan, anggaran penanggulangan masalah banjir di Ibu Kota akan dialihkan untuk penanganan covid-19. Namun, Nova menilai Pemprov DKI harus tetap berupaya keras mengantisipasi terjadinya banjir di tengah wabah virus corona.

"Saya juga cek misalnya pompa-pompa di Pluit dan lain-lain masih bagus," imbuhnya.

Nova juga mengajak masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan saluran air di kediamannya masing-masing di tengah keterbatasan aktivitas dan work from home (WFH).

Selain itu, Nova juga memastikan bahwa Pasukan Biru akan terus siaga untuk memastikan tidak adanya genangan air yang bisa menyebabkan banjir saat hujan mengguyur Jakarta.

"Ini terus saya monitor. Jangan sampai kita kebobolan lagi, jadi banjir lagi," tandasnya.

(han)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini