Share

Lagi Pandemi Covid-19, Kok Sempat-sempatnya Main Sabung Ayam

Isty Maulidya, Okezone · Minggu 12 April 2020 14:06 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 12 338 2197956 lagi-pandemi-covid-19-kok-sempat-sempatnya-main-sabung-ayam-luWff2VaXH.jpg Sejumlah warga Tangerang main sabung ayam di tengah pandemi covid-19 (Foto : Okezone.com/Isty)

TANGERANG- Sekelompok pria paruh baya di Jalan Imam Bonjol kota Tangerang bermian sabung ayam di tengah imbauan pemerintah untuk melakukan physical distancing dengan tetap di rumah. Kegiatan tersebut langsung dibubarkan oleh petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang, Minggu (12/04/2020).

Kepala Bidang Gakumda, Ghufron Falfeli mengatakan, kegiatan tersebut diketahui saat pihaknya tengah melakukan patroli. Anggota yang tengah bertugas menemukan puluhan pria paruh baya membawa ayam ke tempat sabung ayam.

"Pada saat dilakukan patroli didapati kerumunan banyak orang yang membawa ayam dengan tempat khusus, beberapa di antaranya sudah melakukan kegiatan sabung ayam," kata Ghufron.

Kegiatan sabung ayam tersebut akhirnya dibubarkan oleh petugas, sementara orang yang tengah melakukan sabung langsung lari begitu petugas datang untuk membubarkan kerumunan. Beberapa orang mengaku hanya sebagai pedagang ayam potong.

"Dilakukan pembubaran oleh anggota Gakumda dan mensterilkan lokasi, tetapi untuk yang lain mengaku hanya sebagai penjual ayam potong," ujar Ghufron.

Ghufron menjelaskan patroli tersebut merupakan bagian dari upaya mengingatkan masyarakat untuk tetap di rumah dan tidak berkumpul dengan banyak orang. Hal tersebut dilakukan demi memutus mata rantai penularan Covid-19. Ia juga menegaskan akan terus melakukan sosialisasi dan pembuatan kepada masyarakat yang melakukan kegiatan berkumpul di Kota Tangerang.

"Terutama untuk kegiatan negatif seperti sabung ayam ini, apalagi kalau sudah masuk ranah judi pasti itu kita bubarkan," jelasnya.

Baca Juga : Polemik Pembebasan Napi di Tengah Pandemi Covid-19

Ghufron mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk mematuhi imbauan dari pemerintah terkait physical distancing, pasalnya hal tersebut untuk kebaikan seluruh masyarakat Kota Tangerang.

"Jika tidak diperlukan untuk keluar rumah, maka sebaiknya di rumah saja, jika pun terpaksa harus bekerja ke luar rumah maka harus menerapkan pola hidup bersih dan sehat serta memakai masker kain," tuturnya.

Baca Juga: KKP Pastikan Proses Hukum Pelaku Perdagangan Sirip Hiu Ilegal di Sulawesi Tenggara

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini