Wali Kota Tangerang Minta Masyarakat Bekerja Sama Ikuti Aturan PSBB

Isty Maulidya, Okezone · Senin 13 April 2020 10:31 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 13 338 2198210 wali-kota-tangerang-minta-masyarakat-bekerja-sama-ikuti-aturan-psbb-3zEjFlZviq.jpg Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah. (Foto: Isty Maulidya/Okezone)

TANGERANG – Pengajuan penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Kota Tangerang telah mendapat persetujuan dari Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto. Menyikapi hal itu, Pemerintah Kota Tangerang pada Senin siang ini akan menyusun mekanisme pelaksanan PSBB bersama Pemerintah Provinsi Banten.

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah menyampaikan bahwa penerapan PSBB merupakan langkah lanjutan untuk memutus persebaran covid-19. Oleh karena itu, dirinya mengimbau semua pihak dapat bekerja sama supaya langkah ini dapat dilakukan secara maksimal.

"Kota Tangerang dalam waktu dekat akan melaksanakan PSBB, tapi yang menjadi catatan adalah PSBB ini langkah lanjut dalam rangka lebih mendisiplinkan masyarakat agar kita sama-sama bisa segera memutus rantai covid-19," tutur Arief, Senin (13/04/2020).

Ia juga menegaskan bahwa kunci keberhasilan dari PSBB adalah masyarakat. Peran masyarakat sangat menentukan hasil dari penerapan PSBB ini. Maka itu, Arief meminta masyarakat disiplin melaksanakan ketentuan PSBB. Masyarakat diharapkan bisa mematuhi aturan pemerintah.

"Maka untuk itu jangan sampai PSBB ini enggak ada hasilnya. Karena perjuangan yang enggak maksimal bukan cuma dari sisi pemerintah, tapi dari kita semua," jelasnya.

Selain itu, Arief juga menjelaskan bahwa secara umum penerapan PSBB akan membatasi beberapa kegiatan seperti keagamaan, sosial dan budaya, moda transportasi, di fasilitas umum dan area publik, serta meliburkan aktivitas belajar-mengajar di sekolah.

Namun, lanjut dia, ada beberapa sektor yang akan tetap beroperasi meski status PSBB sudah diberlakukan, di antaranya layanan kesehatan dan layanan administrasi masyarakat.

Kemudian beberapa industri yang berkaitan dengan kebutuhan sehari-hari juga akan tetap berjalan seperti industri kesehatan, pangan, energi, komunikasi, serta logistik distribusi barang.

"Layanan kesehatan, perizinan, dan administrasi kependudukan masih buka meskipun masyarakat kita arahkan ke layanan online. Beberapa industri yang berkaitan dengan kebutuhan sehari-hari masih bisa dijalankan. Ambil contoh pasar, retail, toko kelontong, dan warung, bisa beroperasi," paparnya.

Beberapa moda transportasi boleh beroperasi saat PSBB berlaku dengan pembatasan jumlah penumpang. Demikian juga dengan transportasi untuk layanan kebakaran, layanan hukum, dan ketertiban, termasuk transportasi yang mengangkut barang seperti ojek online, akan tetap berjalan. 

(han)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini