Share

Pelanggar PSBB di Bekasi Akan Dikenakan Sanksi seperti Tilang

Wisnu Yusep, Okezone · Kamis 16 April 2020 15:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 16 338 2200152 pelanggar-psbb-di-bekasi-akan-dikenakan-sanksi-seperti-tilang-EXDd2r7QyH.jpg PSBB di Jakarta (foto: Okezone.com/Arif Julianto)

BEKASI - Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Polisi Sambodo Purnomo Yogo mengatakan, pihaknya akan memberikan teguran seperti tilang bagi pelanggar Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

"Mulai hari ini apabila ada yang melanggar, kemudian kita perintahkan untuk menuju ke poin cek, kemudian mengisi blanko teguran yang sudah kita siapkan," ujar Sambodo di Bekasi, Kamis (16/4/2020).

Sanksi tegas akan diberikan bagi pelanggar PSBB di Kota dan Kabupaten Bekasi, berupa blangko teguran yang mirip dengan surat tilang pelanggaran lalu lintas.

"Semua pelanggar PSBB akan diberikan blangko teguran, blangko itu mirip dengan surat tilang pelanggaran aturan lalu lintas," kata dia.

 PSBB

Pemberian sanksi tegas ini diberikan agar masyarakat Bekasi, dan di Jabodebek patuh terhadap aturan PSBB. Untuk saat ini di Kota dan Kabupaten Bekasi sanksi yang diberlakukan masih berupa teguran secara lisan.

"Setelah masa sosialisasi PSBB selesai, maka akan diberikan teguran secara tertulis," katanya lagi.

Mengenai teknis pelaksanaan pemberian sanksi ini, dilakukan saat petugas memeriksa pengendara yang melintas.

"Setelah diminta turun, pelanggar akan mengisi blangko dan menandatangani blangko teguran itu, dengan harapan tidak kembali melanggar," ujarnya.

Penggunaan blangko teguran itu katanya bertujuan untuk mendata seberapa banyak teguran yang dilakukan pada hari itu, sekaligus mengetahui jenis pelanggaran apa yang kerap dilakukan pelanggar.

"Ini menjadi catatan kami, sehingga kami bisa mengevaluasi pelanggaran meningkat atau menurun," cetus dia.

Blangko teguran itu diyakini dapat memberikan efek jera terhadap masyarakat yang tidak mematuhi aturan PSBB. Di dalamnya berisikan pernyataan untuk tidak kembali mengulangi perbuatannya.

"Kolom di bawah blangko teguran itu ada penyataan untuk tidak mengulangi perbuatan yang ditanda tangani oleh para pelanggar di atas meterai," katanya.

Kebijakan blangko teguran ini, katanya telah diuji dan terbukti efektif diterapkan di DKI Jakarta untuk menekan angka pelanggar aturan PSBB.

"Saat diterapkan di DKI Jakarta pada Senin (13/4) lalu, pelanggar mencapai 3.400 orang, namun di dua hari berturut-turut berikutnya turun menjadi 2.100 pelanggar. Angka penurunannya hingga 40 persen, ini terbukti sangat berhasil," jelas dia.

Melihat kondisi ini, menurut dia, tinggal bagaimana kesadaran masyarakat untuk mau mematuhi aturan-aturan dalam PSBB. Rencananya sanksi ini mulai diterapkan di Kota dan Kabupaten Bekasi mulai hari ini atau lusa.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini