Share

Jumlah Pelanggaran Terus Menurun Selama Penerapan PSBB di Bekasi

Tim Okezone, Okezone · Sabtu 18 April 2020 11:06 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 18 338 2201181 jumlah-pelanggaran-terus-menurun-selama-penerapan-psbb-di-bekasi-VEGsqqUYek.jpg (Foto: PT Jasamarga)

BEKASI - Dalam rangka penerapan Pembatasan Sosial Skala Besar (PSBB), Pemerintah Bekasi melakukan pemeriksaan kendaraan pada beberapa titik. 

Setidaknya ada tujuh lokasi check point di Kota/Kabupaten Bekasi yang berhubungan dengan lalu lintas Jalan Tol Jakarta-Cikampek, yaitu akses keluar Pondok Gede Barat, Bekasi Barat, Bekasi Timur 1 dan 2, Tambun, dan Cikarang Timur. 

General Manager Representative Office 1 Regional Jasamarga Transjawa Tollroad, Widiyatmiko Nursejati mengatakan, pada lokasi check point tersebut dilakukan pemisahan berdasarkan pengamatan visual kendaraan-kendaraan yang terindikasi belum menerapkan jarak aman antarpenumpang. 

“Di hari pertama pemberlakuan PSBB pada Rabu (15/4), sebagai contoh di lokasi check point Akses Keluar Bekasi Barat, terdapat 88 kendaraan yang melakukan pelanggaran. Kendaraan-kendaraan tersebut terdiri dari 48 kendaraan kecil, 7 Bus, dan 33 Truk,” ujarnya, dalam keterangan tertulis yang diterima Okezone, Sabtu (18/4/2020).

Baca juga: Berikut 48 Check Point Pemeriksaan Kendaraan PSBB di Kota Tangerang

Namun pada hari kedua pemeriksaan (16/4), jumlah pelanggaran turun. Terlihat dari jumlah kendaraan yang melanggar berjumlah 55 kendaraan yang terdiri dari 24 kendaraan kecil, 2 bus, dan 29 truk. Jenis pelanggaran yang dilakukan diantaranya belum tertibnya pengguna kendaraan dalam menggunakan masker dan dalam mengatur jarak aman anta penumpang di kendaraan.

Infografis Okezone

Jumlah pelanggaran pada hari ketiga penerapan PSBB (17/4) juga mengalami penurunan. Terdapat 26 pelanggaran penggunaan masker dan 6 pelanggaran jarak aman penumpang. 

Meski demikian, hingga saat ini operasi yang dilakukan lebih menitikberatkan pada sosialisasi dan edukasi, sehingga petugas mengedepankan pendekatan pencegahan, dengan memberikan informasi perlunya kewaspadaan terhadap virus corona (Covid-19).

Jasa Marga mengimbau seluruh masyarakat untuk mengikuti anjuran Pemerintah agar tidak bepergian. Jika harus keluar rumah untuk hal-hal yang sifatnya darurat atau mendesak, maka wajib menggunakan masker dan menjaga jarak aman.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini