Hari Kedua PSBB di Tangerang, Jalanan Sepi dari Aktivitas Warga

Isty Maulidya, Okezone · Minggu 19 April 2020 17:07 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 19 338 2201600 hari-kedua-psbb-di-tangerang-jalanan-sepi-dari-aktivitas-warga-bLhEVzV5Nf.jpg Penerapan PSBB corona di Kabupaten Tangerang. (Foto: Isty Maulidya/Okezone)

TANGERANG – Situasi hari kedua berlakunya pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Tangerang Raya cenderung lengang. Berbeda dengan hari sebelumnya, kali ini tidak banyak warga pengguna jalan yang diberhentikan di titik pemeriksaan.

Seperti terpantau di Jalan Raya Kutabumi, tidak banyak pengguna jalan yang lewat dan melanggar aturan PSBB terkait pencegahan persebaran corona virus disease (covid-19).

Wakapolsek Pasar Kemis Kabupaten Tangerang IPTU Sutrisno menjelaskan memang ada penurunan jumlah pengguna jalan dibanding hari pertama penerapan PSBB. Jumlah pelanggar aturan PSBB juga lebih sedikit dikarenakan hari ini masih akhir pekan dan tidak banyak orang yang keluar rumah.

"Kemungkinan karena ini hari Minggu, jadi tidak banyak orang keluar rumah. Beda dengan kemarin, masih banyak yang keluar untuk kerja," jelasnya saat ditemui di pos pemantauan PSBB, Minggu (19/4/2020).

Sutrisno juga menjelaskan bahwa saat ini masyarakat banyak yang belum menyadari pentingnya penggunaan masker. Hal tersebut bisa dilihat dari jumlah pelanggaran aturan PSBB didominasi pengguna jalan yang lupa memakai masker. Selain itu, banyak juga yang masih belum menuruti aturan mengangkut penumpang.

"Banyaknya yang tidak pakai masker. Alasannya ada yang lupa, ada yang tidak punya. Itu kita kasih wejangan, terus kita kasih masker kain. Yang masih boncengan, atau yang bawa penumpang lebih juga ada," jelasnya.

Info grafis update jumlah pasien virus corona per 19 April 2020. (Foto: Okezone)

Saat ini, lanjut dia, semua pelanggar hanya diberikan teguran agar menaati peraturan PSBB yang berlaku. Pelanggar juga dimintai identitas lengkap supaya tidak mengulangi hal yang sama.

"Sementara kita tegur dulu, dikasih wejangan pentingnya pakai masker terus dicatat nama dan alamatnya. Untuk ke depannya nanti kita lihat apakah ada hukuman atau tidak," ujar Sutrisno.

Sementara Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengatakan pelanggar aturan PSBB hanya akan diberikan teguran. Jika memang belum ada perubahan sikap masyarakat, maka pihaknya akan melakukan evaluasi untuk memberikan hukuman.

"Sekarang kita masih edukasi dulu, kita ingin memberikan pendidikan dan informasi kepada masyarakat. Dilihat seminggu ini bagaimana dampaknya, kalau masih ada pelanggaran, terpaksa kita beri tindakan tegas," ujar Zaki.

(han)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini