Anies-Riza Diminta Relakan Biaya Operasionalnya untuk Penanganan Covid-19

Fadel Prayoga, Okezone · Selasa 21 April 2020 09:04 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 21 338 2202357 anies-riza-diminta-relakan-biaya-operasionalnya-untuk-penanganan-covid-19-bpGOzyAMR8.jpg Gubernur Anies Rasyid Baswedan dan Wagub Ahmad Riza Patria. (Foto: Dok DPRD DKI Jakarta)

JAKARTA – Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono meminta Gubernur Anies Rasyid Baswedan dan Wagub Ahmad Riza Patria merelakan biaya operasionalnya setiap bulan untuk penanganan corona virus disease (covid-19).

Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 109 Tahun 2000, kepala daerah termasuk wakilnya berhak mendapat biaya penunjang operasional (BPO) paling besar 0,15 persen dari pendapatan asli daerah (PAD). Pembagian dana itu diatur oleh gubernur dan pendampingnya.

Pada 2019, PAD Jakarta mencapai Rp42,298 triliun. Jika dikalkulasikan, gubernur dan wagub bisa menerima BPO sebesar Rp63,448 miliar. Pembagiannya ketika Anies memiliki pendamping Sandiaga Salahuddin Uno pada 2017 adalah 60–40 persen. Sebanyak 60 persen untuk Anies dan sisanya untuk wakilnya.

Dikalkulasilan Anies menerima dana operasional sebesar Rp38,08 miliar per tahun. Lalu dihitung per bulannya, ia menerima Rp3,17 milliar. Sedangkan Riza per tahunnya mendapat Rp25,379 miliar dan per bulannya Rp2,114 miliar.

"Dana operasional Gubernur dialihfungsikan untuk penanganan covid-19. Wakilnya juga boleh," kata Gembong kepada wartawan, Selasa (21/4/2020). 

Info grafis virus corona. (Foto: Okezone)

Ia menyebut usulan itu bertujuan agar seluruh kepala daerah lainnya bisa mencontoh yang dilakukan oleh pemimpin Ibu Kota. kemudian diharapkan pihak swasta bisa menirunya.

Dirinya berharap dengan digelontorkannya dana operasional itu maka seluruh warga rentan miskin dan miskin mendapat bantuan dari Pemprov DKI Jakarta.

"Itu bisa ditutup dengan dana operasional gubernur," ujarnya.

Gembong juga meminta dana operasional Anies dan Riza dialokasikan bagi rakyat hingga pandemi corona selesai. "Sampai habis covid-19," pungkasnya. 

(han)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini