Ada Pemasangan Ginder Jalan Layang, Dishub DKI Rekayasa Lalin di Lenteng Agung

Muhamad Rizky, Okezone · Sabtu 25 April 2020 11:42 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 04 25 338 2204695 ada-pemasangan-ginder-jalan-layang-dishub-dki-rekayasa-lalin-di-lenteng-agung-x5jhSp9sho.jpg Ilustrasi (Foto: Dokumentasi Okezone)

JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan pembangunan simpang tak sebidang atau putaran layang di kawasan Lenteng Agung, Jakarta Selatan. Pembangunan kini telah memasuki tahap pemasangan girder atau pengangkatan balok beton.

Terkait hal itu, Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta akan melakukan rekayasa lalu lintas guna mendukung upaya pembangunan tersebut yang akan dilakukan pada 25 April hari ini hingga 6 Mei 2020.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan, rekayasa lalin tersebut dilakukan dua tahap. Pertama pengangkatan girder atau balok beton di sisi Timur, Lenteng Agung yang dilaksanakan pada 25 April sampai 30 April 2020 pukul 23.00-04.00 WIB.

"Lalu lintas dari dari arah Pasar Minggu yang akan menuju Depok dialihkan melalui Jalan TB. Simatupang, Jalan Kesehatan, Jalan RA. Fadilah, Jalan Akses UI, Jalan Lenteng Agung melalui Jalan Raya Bogor, Jalan IR. H Juanda," tuturnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (25/4/2020).

Pengalihan arus juga dilakukan terhadap pengguna jalan tol Pondok Indah yang menuju Depok keluar di exit tol Pasar Minggu agar melalui exit tol Pasar Rebo, Jalan Raya Bogor, melalui tol Jagorawi.

"Pengguna jalan tol Taman Mini yang akn menuju Depok keluar exit tol Pasar Minggu agar melalui tol Jagorawi keluar di exit tol Pasar Rebo ke Jalan Raya Bogor," terangnya.

Kemudian, tahap kedua kata Syafrin rekayasa lalin pada 2 Mei hingga 6 Mei 2020 pukul 23.00-04.00 WIB yakni pengangkatan balok beton di sisi Barat, Jalan Lenteng Agung.

Untuk itu kata Syafrin, lalu lintas dari arah Depok menuju Pasar Minggu dialihkan ke Jalan Jagakarsa, Jalan Joe Kelapa Tiga, dan Jalan Tanjung Barat.

"Sementara arus lalu lintas dari Pasar Minggu mengarah ke Depok masih bisa menggunakan ruas jalan. Warga sekitar juga masih bisa mengakses jalan tersebut," terangnya.

Syafrin mengimbau agar pengguna jalan untuk menghindari ruas jalan tersebut serta mematuhi rambu-rambu lalin yang sudah ada.

(kha)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini