Begini Kondisi Terminal Induk Kota Bekasi Sejak Mudik Dilarang

Wisnu Yusep, Okezone · Minggu 26 April 2020 13:22 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 26 338 2205081 begini-kondisi-terminal-induk-kota-bekasi-sejak-mudik-dilarang-aW2nyNFuQm.png Terminal Induk Kota Bekasi, Minggu 26 April 2020 (Okezone.com/Wisnu)

BEKASI – Terminal Induk Kota Bekasi di Jalan Ir H Juanda kini sepi akibat larangan mudik untuk menekan penyebaran Covid-19 yang diberlakukan pemerintah sejak Jumat 24 April 2020. Tak ada aktivitas pengangkutan penumpang.

Pantauan Okezone, Minggu (26/4/2020), tak ada hilir mudik bus di Terminal Induk Bekasi seperti yang lazim terlihat sebelum ada larangan mudik. Area utama terminal yang biasanya dipenuhi antrean bus untuk mengangkut penumpang, kini kosong melompong.

Perusahaan otobus sudah tidak beroperasi, semua pelayanan Bus Antar Kota Antar Propinsi (AKAP) dan Antar Kota Dalam Propinsi (AKDP) sudah dihentikan.

Baca juga: Mudik Dilarang Setelah Nyaris 1 Juta Orang Pulang Kampung

Kepala Terminal Induk Bekasi, Muhammad Kurniawan mengatakan, kondisi terminal sudah berangsur sepi semenjak penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

"Sudah berangsur turun sampai diberlakukan penyetopan mudik, nah jauh sebelum itu sudah turun," kata dia kepada wartawan.

Sementara larangan mudik berlaku, praktis aktivitas di terminal berhenti terutama layanan bus AKAP. “Kalau sekarang sudah tutup, mulai siang ini semua PO sudah enggak buka," jelasnya.

Larangan mudik berlaku hingga 31 Mei 2020. Penghentian operasi pelayanan tidak berlaku bagi angkutan perkotaan lintas wilayah di dalam Jabodetabek (Transjabodetabek).

Saat ini telah terdapat 213 cek poin di lokasi perbatasan keluar Jabodetabek di mana kepolisian didukung instansi terkait akan melakukan pengawasan dan penindakan. Bagi yang terkena penindakan di lapangan akan dikenakan sanksi tidak boleh melanjutkan perjalanan dan kembali ke tempat asal.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini