Rumah Warga Dirusak Massa Gegara Lapor Anies Ada Masjid Gelar Tarawih

Fadel Prayoga, Okezone · Minggu 26 April 2020 21:25 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 26 338 2205220 rumah-warga-dirusak-massa-gegara-lapor-anies-ada-masjid-gelar-tarawih-cELxjEQKFj.jpg Massa merusak rumah warga di Pulogadung, Jakarta Timur (Foto: Ist)

JAKARTA - Sebuah video viral di jagad media sosial yang menunjukkan sekelompok pemuda merusak rumah salah satu warga di kawasan Pulogadung, Jakarta Timur. Mereka tampak menendang-nendang pagar, tapi tak ada respons juga dari dalam rumah tersebut.

Camat Pulogadung, Bambang menjelaskan, peristiwa itu terjadi pada Sabtu 25 April 2020 dini hari. Pemicunya karena pemilik rumah bernama H. Aselih melaporkan sebuah masjid dekat kediamannya ke akun Twitter Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan karena masjid tersebut masih menggelar Salat Tarawih di tengah pandemi virus corona atau Covid-19.

"H. Aselih merupakan warga dari RW 003/ RT 10 yang rumahnya tepat di sebelah Masjid Al Wastiyah yang diduga sebagai pelapor pada Twitter Pak Gubernur Anies Baswedan," kata Bambang kepada wartawan, Minggu (26/4/2020).

 anies baswedan

Melihat tingkah laku dari H. Aselih, kata Bambang, sekelompok pemuda yang tinggal di sana pun tak terima. Akhirnya, kejadian anarkis pun terjadi hingga viral di dunia maya.

"Sekelompok anak remaja yang biasa melaksanakan kegiatan membangunkan sahur di RW 03 marah terhadap keluarga dari H. Sselih, mereka melakukan membakar petasan, merusak pot tanaman dan mendorong-dorong pagar rumah," ujarnya.

Ia mengaku telah melakukan mediasi dengan melibatkan pihak lurah, RW dan RT setempat. Disepakati bahwa kejadian itu diselesaikan secara kekeluargaan. "Apabila terulang, maka sepenuhnya diserahkan kepada pihak berwenang dan ditegakka aturan yang berlaku," katanya.

Bambang mengaku tak mengetahui apakah Masjid Al Wastiyah, Jakarta Timur itu masih melaksanakan Salat Tarawih berjamaah atau tidak. "Malam ini saya masih menunggu laporan (masih ada Tarawih atau tidak). Sudah diimbau sejak sebelum kejadian, untuk melaksanakan ibadah di rumah," katanya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini