DPRD DKI : Ibadah Ramadhan di Rumah Tak Akan Mengurangi Keberkahan

Fadel Prayoga, Okezone · Senin 27 April 2020 09:26 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 27 338 2205344 dprd-dki-ibadah-ramadhan-di-rumah-tak-akan-mengurangi-keberkahan-dtfDQcd6U3.jpg Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Abdurrahman Suhaimi. (Foto : Okezone.com)

JAKARTA – Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Abdurrahman Suhaimi, meminta kepada seluruh masyarakat Ibu Kota tetap melaksanakan ibadah Ramadhan di rumahnya masing-masing di tengah pandemi virus corona (Covid-19). Salah satu contohnya seperti tak salat tarawih berjamaah di masjid.

Menurut dia, dengan mengikuti anjuran pemerintah dan para ulama dengan tetap di rumah saja, tak akan mengurangi pahala seseorang.

"Ibadah Ramadhan di rumah bersama keluarga mudah-mudahan tidak mengurangi keberkahan ketika kita menjalankan ibadah bersama keluarga, Insya Allah," kata Suhaimi kepada wartawan, Senin (27/4/2020).

Ia berharap seluruh umat muslim di Jakarta dapat menjalankan ibadahnya secara khusyuk sehingga bisa mendapatkan rida dari Allah SWT.

"Mari kita jalani Ramadhan yang penuh berkah ini dengan penuh keikhlasan dan kekhusyukan," ujarnya.

Tak lupa dirinya turut mendoakan agar keberkahan di bulan Ramadhan ini bisa mengangkat bencana nonalam tersebut dari dunia, khususnya di Indonesia.

"Demi kepentingan bersama, umat, dan bangsa ini. Mudah-mudahan Covid-19 bisa segera diangkat Allah SWT dari negeri yang kita cintai ini," kata dia.

Sebelumnya, sebuah video viral di jagad media sosial yang menunjukkan sekelompok pemuda merusak rumah salah satu warga di kawasan Pulogadung, Jakarta Timur. Mereka tampak menendang-nendang pagar, tapi tak ada respons juga dari dalam rumah tersebut.

Baca Juga : 6 Tips Ibadah Ramadhan yang Aman saat Pandemi Covid-19

Camat Pulogadung, Bambang menjelaskan, peristiwa itu terjadi pada Sabtu 25 April 2020 dini hari. Pemicunya karena pemilik rumah bernama H Aselih melaporkan sebuah masjid dekat kediamannya ke akun Twitter Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan karena masjid tersebut masih menggelar Salat Tarawih di tengah pandemi virus corona atau Covid-19.

"H Aselih merupakan warga dari RW 003/ RT 10 yang rumahnya tepat di sebelah Masjid Al Wastiyah yang diduga sebagai pelapor pada Twitter Pak Gubernur Anies Baswedan," kata Bambang kepada wartawan, kemarin.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini