Warga Jatiasih Bekasi Digegerkan Penemuan Mayat Suami-Istri

Wisnu Yusep, Okezone · Senin 27 April 2020 21:20 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 27 338 2205757 warga-jatiasih-bekasi-digegerkan-penemuan-mayat-suami-istri-4juY3G8A64.jpg ilustrasi

BEKASI - Warga Kampung Pedurenan RT 01/RW 07, Kelurahan Jatiluhur, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, Jawa Barat, Senin (27/4/2020) digegerkan penemuan pasangan suami istri (Pasutri) dalam kondisi meninggal dunia.

Jasad suami-istri itu ditemukan di kediaman mereka. Keduanya ditemukan di tempat yang berbeda yakni suami di dapur, sementara sang istri ditemukan di ruang tamu.

Pasangan suami istri itu bernama Karyadi (55) dan Cristy Handayani (43). Keduanya ditemukan sekitar pukul 12.30 WIB di rumahnya.

"Suaminya di ruang dapur, istri di ruang tamu rumahnya," kata Kasubbag Humas Polres Metro Kota Bekasi Kompol Erna Ruswing Andari ketika dikonfirmasi, Senin (27/4/2020).

Keduanya petama kali ditemukan oleh tetangga korban. Tetangganya melihat pintu ruang tamu dalam keadaan terbuka dan lampu teras dalam keadaan menyala.

Merasa ada yang aneh, sang tetangga pun berusaha memanggil dengan nada kecil. Namun demikian, panggilannya tak dijawab. Karena takut ada hal-hal yang tak diinginkan, tetangga korban melaporkan ke RT dan Linmas setempat.

Setelah itu, mereka langsung melaporkan ke Polsek Jatiasih. "Ketika dilakukan pemeriksaan, kedua penghuni itu sudah dalam kondisi meninggal dunia," jelasnya.

Kedua jasad itu pun langsung dilarikan ke RSUD Kota Bekasi untuk dilakukan otopsi. Proses evakuasi juga dilakukan tim medis yang dengen menggunakan alat pelindung diri lengkap.

Erna mengatakan, petugas pun di lokasi kejadian tak berani memeriksa dan menyentuh tubuh korban karena tak menggunakan APD.

"Jadi enggak berani, makanya langsung dievakuasi ke RSUD, diperiksa di sana," jelasnya.

Dari hasil pemeriksaan sementara, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Tapi untuk memastikan penyebab kematian pasutri tersebut harus dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Menurut Erna, berdasarkan hasil pemeriksaan sejumlah saksi, pada Minggu 26 April 2020 keduanya terdengar suara cekcok dari dalam rumah tersebut.

Namun, sekitar pukul 20.00 WIB sudah tidak terdengar lagi percekcokan. Keesokan harinya, siang sekitar pukul 12.30 WIB itu saksi tetangganya melihat pintu ruang tamu terbuka.

"Maka itu penyebab pasti meninggalnya kita sedang dalami, dan tunggu hasilnya dari rumah sakit," kata Erna.

Dari keterangan para saksi menyebut kedua korban sering terlibat percekcokan.

"Katanya (tetangga korban) sering berantem, cuma berdua gitu, sudah sama-sama tua ya, kurang-lebih 4 tahun tinggal di situ," tandasnya.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini