3 RW di Jaksel Masih Banjir, Ketinggian Air 10-70 Sentimeter

Fadel Prayoga, Okezone · Rabu 29 April 2020 22:20 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 29 338 2206944 3-rw-di-jaksel-masih-banjir-ketinggian-air-10-70-sentimeter-2mzKq4huUH.jpg Ilustrasi (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat masih ada 13 RW yang banjir di kawasan Jakarta Selatan (Jaksel). Data itu berdasarkan pantauan petugas BPBD di lapangan hingga pukul 21.00 WIB.

Sebelumnya, sekira pukul 15.00 WIB sebanyak 20 RW yang tersebar di Jakarta Selatan dan Timur mengalami banjir dengan ketinggian antara 15 hingga 90 sentimeter.

Kapusdatin BPBD DKI Jakarta, M Insaf menjelaskan, penyebab masih banjirnya di Jakarta Selatan itu karena luapan kali Mampang dan beberapa wilayah mengalami curah hujan yang cukup tinggi hingga mengakibatkan genangan air kisaran 10 hingga 70 sentimeter.

"Penyebab karena luapan kali Mampang dan curah hujan yang tinggi," kata Insaf kepada wartawan, Rabu (29/4/2020).

Hingga saat ini, lanjut dia, tak ada korban banjir yang mengungsi. Mereka masih memilih untuk berada di dalam rumah. "Tidak ada pengungsi," kata dia.

Berikut catatan 13 RW di Jakarta Selatan yang masih tergenang banjir hingga pukul 21.00 WIB:

- Kelurahan Bangka: 2 RW ketinggian air 20 s/d 60 cm, akibat luapan Kali Mampang dan curah hujan tinggi

- Kelurahan Kebon Baru: 1 RW ketinggian air 25 s/d 30 cm, akibat curah hujan tinggi

- Kelurahan Tebet Barat: 1 RW ketinggian air 10 cm, akibat curah hujan tinggi

- Kelurahan Duren Tiga: 1 RW ketinggian air 50 cm, akibat curah hujan tinggi

- Kelurahan Kalibata: 1 RW ketinggian air 30 cm, akibat curah hujan tinggi

- Kelurahan Jati Padang: 2 RW ketinggian air 30 s/d 70 cm, akibat curah hujan tinggi

- Kelurahan Pejaten Timur: 1 RW ketinggian air 25 cm, akibat curah hujan tinggi

- Kelurahan Bintaro: 4 RW ketinggian air 10 s/d 20 cm, akibat curah hujan tinggi.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini