PSBB di Bogor, Warga Tidak Kenakan Masker Dihukum Push Up

Putra Ramadhani Astyawan, Okezone · Kamis 30 April 2020 15:41 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 30 338 2207324 psbb-di-bogor-warga-tidak-kenakan-masker-dihukum-push-up-SfuExcBR6b.jpg Warga di Bogor dihukum pushup karena tak memakai masker saat PSBB. (Ist)

BOGOR – Sebanyak 50 warga terjaring operasi kepatuhan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jalan Djuanda, Bogor Tengah, Kota Bogor. Rata-rata pelanggar tidak mengenakan masker. Mereka yang melanggar ada yang dihukum push up.

"Tadi kita melakukan penindakan pelanggar PSBB, yang kita dapatkan mayoritas warga tidak mengenakan masker di tempat umum," kata Kepala Satpol PP Kota Bogor, Agustiasyah, Kamis (30/4/2020).

Pihaknya memberikan sanksi berupa surat teguran dan beberapa pelanggar diberi hukuman fisik seperti push up. Hal itu bertujuan untuk memberikan efek jera kepada mereka yang melanggar aturan.

Warga yang melanggar PSBB di Bogor diberikan sanksi tertulis. (Ist)

"Sanksi surat peringatan, ada juga beberapa hukuman fisik. Lalu kita berikan masker kain, jadi masih ada kemanusiaannya. Untuk sanksi denda belum ada, masih koordinasi dengan kejaksaan," ucapnya.

Dalam kesempatan itu, pihaknya menutup paksa tiga pertokoan yang tidak dikecualikan selama PSSB. Ketiga toko tersebut yakni toko parfum dan toko mebel di Jalan Raden Saleh Bastaman.

"Tadi kita tutup tiga toko yang memang tidak boleh buka dalam aturan PSBB, ada toko mebel dan parfum. Kalau masih bandel juga izinnya dicabut," ucapnya.

Baca Juga : Cerita Bupati Sragen Karantina Pemudik Nakal di Rumah Angker

Ia berharap agar kesadaran warga dan para pelaku usaha terkait aturan PSBB lebih ditingkatkan. Karena hal ini demi memutus rantai penyebaran virus corona.

"Mudah-mudahan masyarakat lebih tertib dalam PSBB tahap dua ini," tutur Agus.

Baca Juga : Pemprov DKI Sebut Ada 703 Perusahaan Langgar PSBB, 116 Ditutup

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini