Polisi Tangkap Pembunuh Sopir Taksi Online di Pulogadung

Harits Tryan Akhmad, Okezone · Sabtu 02 Mei 2020 14:22 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 02 338 2208156 polisi-tangkap-pembunuh-sopir-taksi-online-di-pulogadung-NQZdOhB57b.jpg Foto: Illustrasi Shutterstock

JAKARTA - Kepolisian menangkap pembunuh sopir taksi online berinisial ABR, di Jalan Gurame, RT 003, RW 011, Jati, Pulogadung, Jakarta Timur, pada Kamis 30 April 2020 lalu.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus mengatakan, pembunuh ABR tak lain penumpangnya, bernama Irham (23). Saat melancarkan aksinya, tersangka lebih dulu memesan taksi online dengan menggunakan akun miliknya yang bernama Bambang untuk tujuan Jalan Tawes, Rawamangun, Jakarta Timur.

"Setelah itu selang waktu sekira 2-3 menitan (korban) sampai di tempat penjemputan tersangka. Setelah itu tersangka langsung masuk lewat pintu bagian kiri belakang dan bilang kepada korban ‘sesuai aplikasi ya bang' yang bertujuan ke alamat Jalan Tawes, Rawamangun, Jakarta Timur," ujar Yusri di Polda Metro Jaya, Sabtu (2/5/2020).

Korban pun kemudian mengantarkan Irham ke lokasi sesuai pesanannya. Namun, sebelum tiba di tempat tujuan, Irham berpura-pura bertanya ongkos perjalanan pada korban.

 Mayat

Disaat itulah, lanjut Yusri, Irham melihat ada sebuah obeng berada di kursi mobil bagian kiri depan mobil dan kemudian ia meraih obeng tersebut untuk menusuk punggung kiri korban.

"Setelah korban menjawab tersangka melihat obeng bergagang merah yang berada di kantong belakang kursi mobil depan bagian kiri, tiba-tiba tersangka mengambil obeng tersebut dan menusuk korban dari belakang di bagian punggung bagian kiri," jelas Yusri.

Yusri menceritakan, korban sejatinya sempat melakukan perlawanan dengan memukul tersangka sebanyak satu kali, dan menghentikan mobilnya untuk keluar meminta pertolongan pada warga sekitar.

"Selanjutnya tersangka langsung berpindah posisi ke depan dan mengunci pintu mobil milik korban dan langsung jalan meninggalkan TKP," tutur Yusri.

Setelah mendapatkan informasi tersebut, pihak Kepolisian kemudian bergerak cepat dengan meringkus Irham pada tanggal 1 Mei 2020 di kawasan Taman Mini, Jakarta Timur. Adapun Irham diringkus saat menjual ban dan velg dari mobil yang dia curi dari korban.

"Saat ingin menjual, polisi yakni Subdit 3 Resmob langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku," ucap Yusri.

Atas perbuatannya, pelaku disangkakan Pasal 340 KUHP, ancamannya adalah seumur hidup atau paling lama 20 tahun. Kemudian Pasal 338 paling lama 15 tahun dan Pasal 365 ancamannya itu 9 tahun penjara.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini