Share

3 Penumpang KRL Positif Covid-19, Kepala Daerah Bodebek Bakal Surati Lagi Kemenhub

Putra Ramadhani Astyawan, Okezone · Senin 04 Mei 2020 15:22 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 04 338 2208949 3-penumpang-krl-positif-covid-19-kepala-daerah-bodebek-bakal-surati-lagi-kemenhub-zKIitXkn6P.jpg Wali Kota Bogor, Bima Arya (foto: Okezone.com)

BOGOR - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bersama kepala daerah di Bodebek akan kembali menyurati Kementerian Perhubungan untuk melakukan evaluasi operasional KRL Commuter Line Bogor-Jakarta.

Hal tersebut sehubungan dengan ditemukannya tiga penumpang KRL Commuter Line yang positif virus corona atau covid-19 setelah menjalani swab test massal di area Stasiun Bogor beberapa waktu lalu.

"Kita sepakat untuk menyurati lagi. Kemaren kita kordinasi di WAG kepala daerah kita akan bersurat lagi lebih detail memberikan opsi-opsi untuk dibahas oleh kementerian," kata Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto kepada wartawan, Senin (4/5/2020).

 krl

Menurutnya, ada beberapa opsi untuk kepada Kementrian Perhubungan mulai dari memperketat kembali aturan operasional KRL hingga menyediakan transportasi antar jemput bagi karyawan di sektor dikecualikan PSBB yang masih bekerja.

"Idealnya stop (operasional KRL) total. Tapi kuncinya harus ada dievaluasi," tegas Bima.

Sejauh ini, tambah Bima, ada 40 persen penumpang KRL didominasi oleh pekerja dalam sektor dikecualikan seperti perbankan hingga minimarket.

"Kalau saya cek penumpang sudah berkurang. Dari keadaan biasa sampai PSBB itu berkurang 60 persen. Tapi 40 persen ini orang-orang yang bekerja di sektor dikecualikan pegawai bank, cleaning service, apotek, minimarket dan logistik gitu," tandasnya.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini