Share

Perusahaan Tetap Beraktivitas saat PSBB Jakarta Akan Disegel hingga Didenda Rp50 Juta

Fadel Prayoga, Okezone · Senin 11 Mei 2020 20:42 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 11 338 2212543 perusahaan-tetap-beraktivitas-saat-psbb-jakarta-akan-disegel-hingga-didenda-rp50-juta-Po1VNLWKeg.jpg Arus lalu lintas di Jalan Jenderal Sudirman lancar saat pemberlakukan PSBB. (Foto : Okezone.com/Heru Haryono)

JAKARTA – Setiap perusahaan di Jakarta yang termasuk ke dalam kategori kantor tidak dikecualikan untuk beroperasi saat masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), namun tetap melanggarnya akan dikenakan sanksi penyegelan sementara hingga denda sebanyak Rp10 juta.

Hal itu tercantum di dalam Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 41 Tahun 2020 tentang Pengenaan Sanksi Terhadap Pelanggaran Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar Dalam Penanganan Covid-19 di Provinsi Daerah Ibu Kota DKI Jakarta pada pasal 6 ayat 1.

"Penghentian sementara kegiatan berupa penyegelan kantor/ tempat kerja, dan denda administratif paling sedikit Rp5.000.000,00 (lima juta rupiah) dan paling banyak Rp10.000.000,00 (sepuluh juta rupiah)," demikian isi (Pergub) nomor 41 tahun 2020 yang dikutip Okezone, Senin (11/5/2020).

Sementara itu, pada Pasal 6 ayat 2, mengatur perusahaan yang dikecualikan untuk menerapkan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19. Apabila melanggar bakal didenda sebesar Rp10 juta hingga mencapai Rp50 juta.

Giat Pengawasan Pelaksanaan PSBB di Check Point Lampiri

"Pemberian sanksi administratif sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2) dilakukan Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi dengan pendampingan dari Perangkat Daerah terkait. Penyegelan kantor/tempat kerja sebagaimana dimaksud pada ayat (1) berlaku sampai dengan berakhirnya pemberlakuan PSBB," tuturnya.


Baca Juga : Pelanggar PSBB di DKI Bakal Disanksi, Bersihkan Fasum hingga Denda Rp1 Juta

Kepala Biro Hukum DKI Jakarta, Yayan Yuhanah mengatakan, regulasi itu sudah ditandatangani dirinya dan ditetapkan pasa 30 April 2020 lalu. Alasannya, demi penegakan hukum saat masa PSBB yang waktunya terbatas.

"Sudah diundangkan pada 30 April. Setelah langsung dilaksanakan, karena waktunya (PSBB) terbatas," kata Yayan kepada wartawan, hari ini. (erh)

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini