Pedagang Pasar Bogor Positif Virus Corona, 20 Orang Jalani Swab Test

Putra Ramadhani Astyawan, Okezone · Selasa 12 Mei 2020 18:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 12 338 2212982 pedagang-pasar-bogor-positif-virus-corona-20-orang-jalani-swab-test-iAB69sNrA7.jpg Pedagang di Kota Bogor jalani Swab Test (foto: Okezone.com/Putra)

BOGOR - Sebanyak 20 pedagang di Pasar Bogor, Kota Bogor menjalani swab test virus corona atau covid-19. Hal itu dikarenakan karena adanya satu pedagang di pasar tersebut yang dinyatakan positif Covid-19.

"Total ada sekitar 20 orang yang dilakukan swab test. Kita ambil yang seputaran kiosnya termasuk petugas pasar," kata Direktur Utama Perumda Pasar Pakuan Jaya Kota Bogor Muzakir, Selasa (12/5/2020).

Dari 20 orang tersebut, terdapat satu perempuan yang merupakan karyawan dari pedagang yang dinyatakan positif dibawa petugas medis ke rumah sakit.

 Virus Corona

"Rata-rata dari pedagang juga sudah melakukan rapid test kemarin. Yang kemarin positif ini dia jualan baju sama perlengkapan salat. Ini ada yang dibawa ambulans yaitu karyawannya," jelas Muzakir.

Ia menambahkan, untuk pedagang yang dinyatakan positif sudah menjalani protokol penanganan Covid-19 dengan isolasi mandiri dan dalam pengawasan Dinkas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor.

"Pedagang kami itu (yang positif Covid-19) di lantai satu, protokolernya yang dilakukan dari semalam yang bersangkutan sudah diisolasi mandiri di rumahnya dan karena KTP-nya Kabupaten Bogor sudah di serahkan ke Dinkes kabupaten," ungkapnya.

Di sisi lain, pihaknya akan menutup sementara operasional Pasar Bogor untuk dilakukan sterilisasi untuk mencegah penyebaran Covid-19.

"Hari ini di toko yang bersangkutan ada dua sudah ditutup semua. Pasar ini tetap buka sampai sore, nanti tutup dan ke depan akan tutup beberapa hari, tujuan kita untuk penyemprotan dan memimalisir efek dari pedagang yang positif ini," tutup Muzakir.

Seperti diketahui, seorang pedagang di Pasar Bogor dinyatakan positif setelah menjalani swab test PCR yang dilakukan Badan Intelejen Negara (BIN) pada Senin 11 Mei 2020. Sebelum dilakukan swab tes, pedagang itu reaktif Covid-19 hasil rapid test di lokasi.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini