Balap Liar saat PSBB, 29 Remaja di Tangsel Diberi Sanksi Tengkurap

Hambali, Okezone · Kamis 14 Mei 2020 08:51 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 14 338 2213809 balap-liar-saat-psbb-29-remaja-di-tangsel-diberi-sanksi-tengkurap-jIqe68omy9.jpg (Foto: Hambali/Okezone)

TANGERANG SELATAN - Sebanyak 29 remaja digiring petugas gabungan ke Mapolsek Pondok Aren lantaran asyik berkumpul di kawasan CBD Bintaro Sektor VII, Jalan Boulevard Bintaro, Pondok Jaya, Pondok Aren, Tangerang Selatan (Tangsel), Kamis (14/5/2020) dini hari.

Mereka diketahui berkumpul sambil menggeber gas sepeda motornya masing-masing untuk persiapan balap liar. Padahal saat ini Kota Tangsel tengah menjalankan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap 2.

"Kita amankan, lalu kita ingatkan untuk mematuhi ketentuan PSBB. Selanjutnya mereka kita pulangkan ke rumah masing-masing," kata Kapolsek Pondok Aren, Kompol Afroni Sugiarto, kepada Okezone.

Tampak di lokasi, seluruh remaja itu digiring petugas kepolisian dan Satpol PP seraya mendorong sepeda motornya masing-masing. Dari jumlah 29 orang, terdapat 4 perempuan berusia belia yang ikut serta dalam gerombolan remaja tersebut.

"Ada 29 orang, 4 di antaranya perempuan. kita beri peringatan dan sanksi saja agar tak mengulangi," jelas Kepala Bidang Penegakan Umum Dan Perundang-undangan Satpol PP Kota Tangsel, Sapta Mulyana, terpisah.

Para remaja laki-laki lalu diminta bertelanjang dada dan mengambil posisi setengah tengkurap menghadap bumi. Berikutnya, petugas mengarahkan mereka untuk mengenang kasih sayang kedua orangtua masing-masing.

"Disuruh tengkurap dan telentang sambil merenung bagaimana pengorbanan orangtua mereka mendidik sejak lahir," imbuhnya.

Setelah dilakukan pendataan dan pemeriksaan, 29 remaja diperkenankan pulang dengan terlebih dahulu memberi kabar pihak keluarga agar mereka tak mengulangi perbuatan yang sama.

"Semua kita pulangkan, dengan syarat tak mengulangi lagi," tukas Sapta.

Petugas gabungan sendiri gencar menggelar patroli di malam hari selama PSBB tahap 2. Beberapa akses jalan utama, bahkan terpaksa ditutup guna mencegah aktivitas keramaian pengendara pada malam hari.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini