Penjelasan AP II Terkait Penumpukan Penumpang di Terminal 2 Bandara Soetta

Pernita Hestin Untari, Okezone · Kamis 14 Mei 2020 13:30 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 05 14 338 2214009 penjelasan-ap-ii-terkait-penumpukan-penumpang-di-terminal-2-bandara-soetta-l9PzVJyd4A.jpg Penumpukan penumpang di Bandara Soetta Banten (foto: Istimewa)

JAKARTA – Penumpukan penumpang yang terjadi di Bandara Soekarno Hatta (Soetta) Kamis, (15/5/2020) dinihari, menuai kritik keras terhadap pihak bandara lantaran dinilai melanggar ketentuan Social Distancing di tengah pandemi Covid-19.

Senior Manager Branch Communications & Legal Bandara Soekarno-Hatta, Febri Toga menjelaskan penumpukan tersebut terjadi lantara ada 13 penerbangan dalam waktu yang hampir bersamaan. Antrean tersebut terjadi di posko verifikasi dokumen.

Seperti diketahui, pada masa pengecualian dalam pembatasan penerbangan ini, calon penumpang harus melakukan verifikasi kelengkapan dokumen sebagai syarat untuk bisa memproses check in.

Verifikasi dokumen dilakukan oleh personel gabungan dari sejumlah instansi yang masuk dalam Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 yang ada di posko pemeriksaan.

Bandara

“Antrean di posko verifikasi dokumen terjadi mulai pukul 04.00 WIB, di mana calon penumpang memiliki tiket pesawat untuk penerbangan antara pukul 06.00 - 08.00 WIB. Di antara pukul tersebut terdapat 13 penerbangan dengan keberangkatan hampir bersamaan, yaitu 11 penerbangan Lion Air Group dan 2 penerbangan Citilink,” kata Febri dalam keterangan resminya.

Dia mengungkapkan ada banyak dokumen yang perlu diverifiikasi sebagai syarat agar calon penumpang dapat memproses check in antara lain tiket penerbangan, surat keterangan dinas, surat bebas COVID-19, dan dokumen lainnya sesuai yang tercantum dalam Surat Edaran No. 4/2020 tentang Kriteria Pembatasan Perjalanan Orang Dalam Rangka Percepatan Penanganan COVID-19 yang diterbitkan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19.

Febri melanjutkan bahwa pihaknya memastikan bahwa tidak ada lagi antrian di Terminal 2 dan akan menerapkan kebijakan physical distancing. Serta ke depannya juga dilakukan penataan jadwal keberangkatan penerbangan.

“Seluruh stakeholder akan melakukan evaluasi untuk menata jadwal penerbangan supaya tidak ada yang berdekatan,” jelas dia.

(amr)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini