Satpol PP DKI Segel Sementara 377 Perusahaan yang Melanggar PSBB

Fadel Prayoga, Okezone · Jum'at 15 Mei 2020 05:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 15 338 2214334 satpol-pp-dki-segel-sementara-377-perusahaan-yang-melanggar-psbb-u6UOSkvI66.jpg Penyegelan tempat usaha. (Foto: Istimewa)

JAKARTA – Satpol PP DKI Jakarta telah menyegel sementara 377 perusahaan selama penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Ratusan perusahaan tersebar di seluruh wilayah Ibu Kota, namun tidak diketahui secara rinci lokasi tepatnya.

"Dari dimulainya PSBB sampai kemarin, sanksi yang sudah dikeluarkan adalah sebanyak 377 (perusahaan disegel sementara)," kata Kepala Satpol PP DKI Jakarta Arifin kepada wartawan, Kamis 14 Mei 2020.

Ia menyebut kategori jenis usaha yang disegel itu beragam, seperti beberapa perusahaan hingga perorangan yang tidak diizinkan beroperasi berdasarkan Pergub Nomor 23 Tahun 2020.

"Sejenis pabrik atau kantor, dan juga perorangan," katanya.

Ilustrasi PSBB. (Foto: Okezone)

Ada juga perusahaan yang dikecualikan, namun tidak memerhatikan protokol pencegahan virus corona atau covid -19. Akhirnya diambil tindakan tegas dengan menutup sementara operasionalnya.

"Misalnya jenis usaha yang dikecualikan. Artinya mereka boleh beroperasi, tapi tak mematuhi protokol covid-19," ujarnya.

Sementara Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi DKI Jakarta mencatat ada sebanyak 1.177 perusahaan yang berdomisili di wilayah Ibu Kota dan 197 perusahaan di antaranya juga ditutup hingga masa PSBB selesai.

Ia mengakui bahwa perusahaan yang melangar PSBB itu banyak, sehingga pihaknya dan Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi memiliki data masing-masing.

"Itu data Disnaker. Jadi memang banyak perusahaan yang melanggar banyak," pungkasnya.

(han)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini