Fakta-Fakta Penumpukan Penumpang di Bandara Soekarno-Hatta yang Langgar Physical Distancing

Pernita Hestin Untari, Okezone · Jum'at 15 Mei 2020 10:32 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 15 338 2214451 fakta-fakta-penumpukan-penumpang-di-bandara-soekarno-hatta-yang-langgar-physical-distancing-74klSPuEdc.PNG Penumpukan di Terminal 2 Bandara Soetta. (Instagram/@fahlevi.rezaaa)

JAKARTA – Masyarakat dikejutkan dengan penumpukan antrean di Bandara Soekarno Hatta. Penumpukan tersebut terjadi di Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta pada Kamis, (14/5/2020).

Pihak Angkasa Pura II membenarkan terjadinya penumpukan pada pukul 04.00 WIB saat pemeriksaan dokumen. Berikut beberapa fakta yang dihimpun Okezone terkait penumpukan antrean di Bandara Soekarno-Hatta:

1. Langgar Physical Distancing

Pemerintah telah memberikan kelonggaran untuk pihak-pihak tertentu yang ingin bepergian dengan beberapa syarat. Namun sayang, atas kebijakan tersebut, Terminal 2 Bandara Soekarno Hatta ramai dipadati calon penumpang pada Kamis, (14/5/2020).

Foto-foto terjadinya penumpukan di Terminal 2 Bandara Soekarno Hatta juga sempat viral di media sosial. Dari beberapa foto yang beredar menampilkan orang-orang yang mengantre tidak mengikuti kebijakan physical distancing di tengah pandemi virus corona (Covid-19).

2. 13 Penerbangan Dalam Waktu Berdekatan

Senior Manager Branch Communications & Legal Bandara Soekarno-Hatta, Febri Toga mengatakan, ada 13 penerbangan pada waktu yang hampir bersamaan, yakni 11 penerbangan Lion Group dan 2 penerbangan Citilink. Ia menambahkan, antrean menumpuk pada pukul 04.00 WIB.

Para calon penumpang memiliki tiket pesawat untuk penerbangan antara pukul 06.00-08.00 WIB. Antrean calon penumpang pesawat di posko pemeriksaan dokumen perjalanan mulai pukul 04.00 WIB.

Sempat Membludak, Begini Suasana Terminal 2 Bandara Soetta Pagi Ini

3. Penumpukan Terjadi saat Pemeriksaan Dokumen

Febri mengakui penumpukan calon penumpang disebabkan antrean validasi dokumen calon penumpang, bukan disebabkan lonjakan penumpang. Menurut Febri, pada masa pengecualian ini calon penumpang harus melakukan verifikasi kelengkapan dokumen sebagai syarat untuk bisa memproses check in. Verifikasi dokumen dilakukan personel gabungan dari sejumlah instansi yang masuk dalam Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 yang ada di posko pemeriksaan.

Dokumen tersebut di antaranya tiket penerbangan, surat keterangan dinas, surat bebas Covid-19, dan dokumen lainnya sesuai yang tercantum dalam Surat Edaran No 4/2020 tentang Kriteria Pembatasan Perjalanan Orang Dalam Rangka Percepatan Penanganan Covid-19 yang diterbitkan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

4. Evaluasi dan Penataan Jadwal

Setelah kejadian tersebut, Febri mengatakan pihaknya akan melakukan evaluasi berkala dan penataan jadwal penerbangan. Selain itu, pihaknya akan tetap menerapkan physical distancing.

Febri menegaskan, pihak bandara PT Angkasa Pura II selalu beroperasi dengan merujuk kepada Peraturan Menteri Perhubungan No 18/2020 tentang Pengendalian Transportasi dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Covid-19.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini