Sudah Jual Daging Oplosan, Ditambah Formalin Pula

Isty Maulidya, Okezone · Senin 18 Mei 2020 20:11 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 18 338 2216117 sudah-jual-daging-oplosan-ditambah-formalin-pula-hajbjFg4Sc.jpg Konferensi Pers Daging Oplosan di Tangerang (Okezone/Isty)

TANGERANG - Penjual daging sapi yang diamankan polisi di Pasar Bengkok, Pinang kota Tangerang ternyata tak hanya menjual daging oplosan. Pelaku Ahmad (41) juga menambahkan formalin pada daging jualannya agar terlihat segar dan awet.

Perbuatan curang Ahmad ini diketahui saat Dinas Ketahanan Pangan (DKP) dan Satreskrim Polrestro Tangerang Kota melakukan inspeksi mendadak di sejumlah pasar di kota Tangerang.

Kasatreskrim Polres Metro Tangerang Kota, AKBP Burhanuddin mengatakan bahwa petugas sudah mencurigai daging yang dijual Ahmad merupakan daging oplosan. Namun setelah dilakukan tes sebanyak tiga kali diketahui bahwa pelaku juga menambahkan formalin pada daging tersebut.

"Dari hasil tes yang sudah kami lakukan tiga kali, ternyata daging celeng ini mengandung formalin. Supaya daging tetap terlihat segar," jelas Burhanuddin di Mapolrestro Tangerang Kota, Senin (18/5/2020).

Tak hanya itu, Ahmad juga memajang daging sapi asli di meja untuk menarik perhatian pembeli. Sementara itu, dia menyembunyikan sisa daging celeng di balik meja dagangannya untuk mengelabui pembeli. Jika tidak habis, daging babi sisa disimpan kembali jadi satu dengan daging sapi lainnya.

"Jadi daging celeng dicampur dengan daging sapi, tapi tidak banyak sisanya. Disembunyikan di bawah mejanya," terang Burhanuddin.

Kapolrestro Tangerang Kota, Kombes Pol Sugeng Hariyanto mengatakan bahwa Ahmad sengaja menjual daging sapi oplosan dengan harga murah untuk mengambil keuntungan lebih terutama daya jual saat ini rendah. Keuntungan yang didapat juga bisa mencapai Rp50 ribu per kilogram.

"Perkilonya dipatok harga sekitar Rp70 ribu, pelaku mengambil daging celeng dengan harga Rp35 ribu dari suplier Palembang dapat untung separo dan penjualan dari daging sapi," jelas Sugeng.

Baca Juga: Polisi Tangkap Pengoplos Daging Sapi di Tangerang

Daging babi yang dijual, didapat oleh Ahmad dari seorang pemasok daging babi bernama RMT (30) alias Tarigan yang berkeliling dari pasar ke pasar untuk mendistribusikan daging sapi bercampur daging babi. Dari tangan Tarigan, polisi pun berhasil mengamankan setidaknya 500 kilogram daging babi yang bercampur dengan daging sapi.

Keduanya kini dikenai Pasal 91A Jo Pasal 58 ayat (6) UU RI Nomor 41 Tahun 2014 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan dan atau Pasal 62 Ayat (1) Jo Pasal 8 Ayat (1) UU RI Nomor 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen dengan ancaman 5 tahun penjara atau pidana denda paling banyak Rp2 Miliar.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini