PA 212: Habib Bahar Kembali Ditahan di Lapas Gunung Sindur

Fakhrizal Fakhri , Okezone · Selasa 19 Mei 2020 06:17 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 19 338 2216240 pa-212-habib-bahar-kembali-ditahan-di-lapas-gunung-sindur-e0Y9kvNtlT.jpg Habib Novel Bamukmin (foto: Okezone.com)

JAKARTA - Ketua Media Center Persaudaraan Alumni (PA) 212 Habib Novel Bamukmin mengatakan, bahwa pemimpin Majelis Pembela Rasulullah, Habib Bahar bin Smith kembali ditahan di Lapas Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat.

Novel mengatakan, Habib Bahar kembali ditangkap pada Selasa (19/5/2020), sekitar pukul 02.00 WIB dini hari dan langsung menginformasikan kepada tim kuasa hukumnya pukul 03.00 WIB.

Novel memastikan, bahwa tim kuasa hukum Habib Bahar akan meminta klarifikasi kepada Kanwil Kumham Jabar soal penahanan kembali Habib Bahar.

"Insya Allah kami para pengacara beliau akan melakukan pendampingan pagi ini untuk meminta klarifikasi pihak terkait. Saat ini informasi yang saya terima ditahan di Lapas Gunung Sindur Bogor," kata Novel saat dikonfirmasi Okezone.

 Baca juga: Habib Bahar Kembali Ditangkap karena Melanggar Ketentuan Assimilasi 

Sebelumnya, kabar kembali ditangkapnya Habib Bahar diunggah oleh akun twitter DPP Lembaga Informasi Front (LIF) milik Front Pembela Islam (FPI).

Dalam cuitannya, @dpplif itu juga turut mengunggah video singkat proses penangkapan pemilik Pondok Pesantren Tajul Alawiyyin di Kampung Pabuaran Kaler, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor tersebut.

"Breaking news, jam 02.00 malam ini Habib Bahar bin Smith kembali ditangkap," cuit @dpplift.

 Baca juga: Habib Bahar Kembali Ditangkap, Kuasa Hukum: Saya Masih Menuju Lapas 

Dalam video berdurasi singkat tersebut tampak sejumlah aparat kepolisian berpakaian lengkat tengah meminta Habib Bahar untuk kooperatif saat ditangkap.

Dalam perbincangan di video tersebut, Habib Bahar memastikan tidak akan lari. Namun, ia meminta sedikit waktu untuk merokok.

Seperti diketahui, Habib Bahar telah bebas setelah mendapatkan asimilasi dari pemerintah karena sudah menjalani setengah dari total masa hukuman di Lapas Pondok Rajeg, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu 16 Mei 2020.

Habib Bahar divonis selama tiga tahun penjara. Dalam persidangan, Bahar didakwa dengan dua pasal primer dan 5 pasal sekunder tentang penganiayaan dan perampasan hak kemerdekaan.

Dia didakwa dengan dakwaan primer pasal 333 ayat 2 Kitab undang-undang hukum Pindahnya (KUHP) Juncto Pasal 55 ayat (1) ke- 1 KUHP.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini